Apakah Disinfeksi di Jalan Raya Efektif? Ini Kata Epidemiolog

Kompas.com - 26/09/2020, 08:28 WIB
Petugas Damkar menyemprotkan cairan disinfektan di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta, Minggu (22/3/2020). Pemprov DKI Jakarta melakukan penyemprotan fasilitas umum menggunakan cairan disinfektan di lima wilayah DKI Jakarta untuk mencegah penyebaran virus Corona atau COVID-19. ANTARA FOTO/APRILLIO AKBARPetugas Damkar menyemprotkan cairan disinfektan di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta, Minggu (22/3/2020). Pemprov DKI Jakarta melakukan penyemprotan fasilitas umum menggunakan cairan disinfektan di lima wilayah DKI Jakarta untuk mencegah penyebaran virus Corona atau COVID-19.

KOMPAS.com - Penyemprotan cairan disinfektan menjadi tren di berbagai daerah di Indonesia sejak pandemi virus corona.

Disinfeksi dilakukan untuk membunuh mikroorganisme termasuk virus corona. Akan tetapi, disinfeksi perlu dilakukan dengan benar.

Salah satu pemerintah daerah yang rutin melakukan disinfeksi adalah Jakarta. Lewat akun Instagram @humajakfire, pada hari Minggu (20/9/2020), diketahui ada penyemprotan disinfektan di fasilitas umum.

Dalam unggahan itu terlihat petugas berbaju hazmat merah tengah menyemprot jalan raya.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 

Minggu (20/09/2020) Giat penyemprotan disinfektan fasilitas umum di Jl. Sultan Iskandar Muda dan Jl KH. M. Syafii Hadzami, Kel. Kebayoran Lama Selatan, Kec. Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. 1 unit light presure, 2 sprayer dan 6 personil #DamkarDKI dari Sektor I Kebayoran Lama dikerahkan untuk proses disinfeksi. Mari tingkatkan disiplin, ingatkan sesama, saling menjaga, bersama kita putuskan rantai COVID-19. Jalankan 3M: Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak. Dan yang terpenting batasi aktivitas keluar rumah hanya untuk keperluan esensial. #DamkarDKI #CepatResponJKT #StaySafe #JKTInfo - @aniesbaswedan @bangariza @dkijakarta @dprddkijakarta

Sebuah kiriman dibagikan oleh Pemadam DKI Jakarta (@humasjakfire) pada 19 Sep 2020 jam 11:25 PDT

Baca juga: Disinfeksi Kawasan Malioboro, PKL Tutup Setengah Hari

Tak hanya itu, pada Rabu (23/9/2020), melalui akun yang sama terlihat adanya penyemprotan disinfektan di Sektor IV Kelapa Gading, Jakarta Utara, oleh pemadam kebakaran.

Lalu, apakah disinfeksi di jalan raya efektif membasmi virus corona?

Konfirmasi Epidemiolog

Epidemiologi Universitas Airlangga (Unair), Windhu Purnomo, mengatakan disinfeksi atau menyemprot disinfektan di jalan raya buang-buang uang dan tidak efektif.

"Jalanan kalau disemprot tidak ada gunanya, efektivitasnya kecil karena orang tidak akan berjalan di jalan raya. Terus untuk apa disemprot di situ?" ujar Windhu saat dihubungi Kompas.com, Jumat (25/9/2020).

Dia menjelaskan, hakikat disinfeksi adalah untuk pencegahan virus corona yang menyebar lewat droplet atau tetesan.

Droplet keluar dari tubuh manusia lewat batuk, bersin, dan sebagainya. Lalu, droplet bisa menempel di berbagai tempat.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X