Pemanasan Global Disebut sebagai Pemicu Kebakaran Besar di California

Kompas.com - 25/09/2020, 20:05 WIB
Suasana di San Francisco, California, AS, dengan langit berwarna oranye yang dipenuhi asap pekat dari kebakaran lahan, Rabu (9/9/2020). Kebakaran terbesar dalam sejarah California itu dilaporkan telah menghancurkan 470 ribu hektar vegetasi kering dan 3,1 juta hektar lahan terbakar. AFP/BRITTANY HOSEA-SMALLSuasana di San Francisco, California, AS, dengan langit berwarna oranye yang dipenuhi asap pekat dari kebakaran lahan, Rabu (9/9/2020). Kebakaran terbesar dalam sejarah California itu dilaporkan telah menghancurkan 470 ribu hektar vegetasi kering dan 3,1 juta hektar lahan terbakar.

KOMPAS.com - Para ilmuwan mengatakan bahwa perubahan iklim mendorong skala dan dampak kebakaran hutan besar di California baru-baru ini.

Menurut mereka, California sekarang memiliki risiko kebakaran lebih besar daripada sebelum manusia mulai mengubah iklim.

Masalah pengelolaan lahan yang sering disebut Presiden Donald Trump sebagai penyebab utama, justru tak terbukti.

Baca juga: Obesitas dan Tingginya Angka Kematian akibat Virus Corona di AS...

Kebakaran hutan di California sejak Agustus 2020 merupakan yang terburuk dalam 18 tahun terakhir.

Lebih dari 30 orang dilaporkan meninggal dunia dan ribuan orang mengungsi.

Gubernur California Gavin Newsom menyalahkan perubahan iklim sebagai penyebab kebakaran, tetapi Trump di sisi lain menunjuk praktik pengelolaan lahan sebagai pendorong utama.

Baca juga: Saat Populasi Hewan di Dunia Turun 68 Persen dalam 50 Tahun...

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X