Siap-siap Resesi Ekonomi, Ini Dampak dan Cara Mengatasinya...

Kompas.com - 23/09/2020, 12:30 WIB

"Dan itu berpengaruh ke naiknya orang miskin baru. Pastinya, angka kriminalitas juga meningkat," lanjut Bhima.

Baca juga: Diduga Terlibat Kasus Penyerangan, Berikut Catatan Kriminal John Kei dan Kelompoknya...

Melansir Forbes (15/7/2020), resesi adalah penurunan signifikan dalam kegiatan ekonomi yang berlangsung selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.

Selama resesi, ekonomi berjuang, orang kehilangan pekerjaan, perusahaan membuat lebih sedikit penjualan dan output ekonomi negara secara keseluruhan menurun.

Para ahli menyatakan resesi terjadi ketika ekonomi suatu negara mengalami:

  • produk domestik bruto (PDB) negatif 
  • meningkatnya tingkat pengangguran
  • penurunan penjualan ritel
  • ukuran pendapatan menurun
  • manufaktur yang berkontraksi untuk periode waktu yang panjang.

Baca juga: Covid-19, Resesi Ekonomi, dan Perubahan Budaya Kerja

Solusi

Ilustrasi resesi ekonomishutterstock.com Ilustrasi resesi ekonomi

Salah satu solusi yang dapat diambil apabila terjadi resesi yakni dengan mengandalkan belanja pemerintah untuk mendorong aktivitas ekonomi.

"Misalnya bantuan langsung tunai (BLT) diperluas dan pekerja informal juga harus dikasih uang tunai bukan sekedar yang formal dan punya BPJS Ketenagakerjaan," kata Bhima.

Kemudian, lanjutnya, serapan anggaran stimulus juga tidak boleh lambat.

"Perlu digenjot mendekati 100 persen dengan realokasi dan remodeling pos yang serapannya macet seperti halnya subsidi bunga UMKM dan PPH 21 DTP," tambahnya.

Baca juga: Kena PHK, Bisakah Mengajukan Pencairan Dana JHT ke BPJamsostek?

Sementara itu, untuk masyarakat, harus bersiap dengan fokus pada belanja kebutuhan pokok.

Bhima menyarankan agar masyarakat untuk tidak mudah tergiur belanja hanya untuk menuruti gaya hidup semata.

"Di tengah resesi, jangan ikut latah belanja karena gaya hidup, nanti utang sana sini malah makin terjepit," jelas Bhima.

"Siapkan dana darurat secukupnya kalau sakit atau di PHK mendadak," pungkasnya.

Baca juga: Tak Hanya Pekerja, Korban PHK Juga Berhak Dapat Bantuan Subsidi Upah, Ini Caranya...

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X