Lockdown di Australia Berhasil, Apakah Bisa Diterapkan di Negara Lain?

Kompas.com - 23/09/2020, 08:00 WIB
Warga Victoria diminta mematuhi anjuran pemerintah termasuk mengenakan masker jika keluar rumah dan sulit menjaga jarak dengan orang lain. ABC NEWS/SIMON WINTER via ABC INDONESIAWarga Victoria diminta mematuhi anjuran pemerintah termasuk mengenakan masker jika keluar rumah dan sulit menjaga jarak dengan orang lain.

KOMPAS.com - Setiap negara memiliki kebijakan masing-masing dalam menyelesaikan permasalahan pandemi corona yang berlangsung di wilayahnya.

Berbagai cara mulai dari pemberlakuan protokol kesehatan, pembatasan perjalanan, hingga penguncian pun dipilih oleh sejumlah negara.

Salah satu wilayah yang memberlakukan penguncian (lockdown) ini adalah negara bagian Victoria di Australia.

Saat itu, kebijakan ini sempat membuat Perdana Menteri Daniel Andrews dilabeli sebagai diktator.

Namun menurut jajak pendapat lokal, Andrews tetap populer diperbincangkan sepanjang dilakukannya penguncian. Dan minggu ini, pendekatan kerasnya sepenuhnya terbukti.

Baca juga: Saat Warga Australia Khawatirkan Munculnya Gelombang Kedua Virus Corona...

Terbukti berhasil

Melansir CNN, Senin (21/9/2020), Victoria hanya mencatatkan 11 kasus baru virus corona pada hari Minggu (20/9/2020), menurun dari sebanyak 670 kasus saat puncak wabah terbaru bulan lalu.

Sementara, minggu depan, Melbourne akan mencabut beberapa pembatasan jika jumlah kasus baru tetap berada di bawah rata-rata 50 kasus per hari.

Adapun jam malam tetap diberlakukan hingga 26 Oktober 2020 mendatang.

"Kita bisa melakukannya," tulis Andrews melalui media sosial Twitternya. 

Kebijakan yang diberlakukan di Victoria menunjukkan bahwa penguncian yang ditarget dapat efektif mengendalikan virus corona, yaitu menurunkan jumlah infeksi, menurunkan tekanan pada rumah sakit, staf medis, dan menciptakan ruang untuk melakukan penelusuran kontak dan pengujian massal.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X