Hari Ini dalam Sejarah: Gempa 7,6 M di Taiwan, 2.400 Orang Tewas

Kompas.com - 21/09/2020, 10:56 WIB
Ilustrasi gempa bodnarchukIlustrasi gempa

Daerah yang paling parah terkena dampak gempa adalah Tungshih, di mana hampir semua bangunan remuk dan 60.000 penduduk kehilangan akses listrik, air, dan layanan telepon.

Bukti-bukti kerusakan serius juga terlihat di seluruh negeri. Air terjun baru muncul seketika di sungai dekat jembatan yang runtuh, beberapa kuil Buddha runtuh dan, di ibu kota Taipei, terjadi banyak kebakaran.

Karena gempa telah menyebabkan perpindahan vertikal tanah hingga 8 meter di beberapa tempat, bukit-bukit kecil baru terbentuk secara tiba-tiba di seluruh pedesaan.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Presiden AS ke-39 Jimmy Carter Resmi Ajukan Laporan Penampakan UFO

Gempa bumi 921

Di sisi lain, respons pemerintah terhadap bencana tersebut kurang memuaskan bagi masyarakat.

Negara-negara dari seluruh dunia menawarkan dan memberikan bantuan.

Namun, Taiwan menolak semua tawaran bantuan dari China, kecuali bantuan sekitar 100.000 dollar AS atau Rp 1,4 miliar (kurs sekarang) yang diberikan dalam bentuk tunai.

Dengan ribuan orang tewas, tidak tersedia cukup kapasitas lemari es di kamar mayat negara untuk menampung semua jenazah korban.

Sementara itu, masyarakat yang takut akan terjadi gempa susulan enggan kembali ke bangunan atau gedung tempat mereka tinggal.

Akibatnya, kota dipenuhi dengan tenda-tenda darurat yang didirikan di lapangan dan taman.

Bencana tersebut kemudian dikenal sebagai gempa bumi 921, karena terjadi pada 21 September. 

Pada tahun 2001, Museum Gempa Bumi 921 Taiwan dibuka di Kota Taichung, untuk mengenang kedahsyatan gempa ini.

Setelah luluh lantak akibat gempa, konstruksi bangunan di Taiwan dipantau lebih ketat untuk memastikan bahwa gempa bumi di masa depan tidak akan menyebabkan kerusakan skala besar dan korban jiwa lebih banyak. 

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Helikopter Praktis Pertama Diterbangkan

Halaman:
Baca tentang

Sumber History
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X