Terkena Covid-19, Kapan Seseorang Bisa Berinteraksi dengan Orang Lain?

Kompas.com - 19/09/2020, 19:05 WIB
Petugas kesehatan menggunakan alat pelindung diri saat memeriksa pasien positif Covid-19 orang tanpa gejala (OTG) di Puskesmas Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengetatkan kembali pembatasan sosial berskala besar, per senin 14 september. Pasien positif Covid-19 tanpa gejala (orang tanpa gejala/OTG) yang sebelumnya bisa menjalani isolasi mandiri di rumah, saat ini harus dikarantina di tempat isolasi pemerintah, seperti di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas kesehatan menggunakan alat pelindung diri saat memeriksa pasien positif Covid-19 orang tanpa gejala (OTG) di Puskesmas Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengetatkan kembali pembatasan sosial berskala besar, per senin 14 september. Pasien positif Covid-19 tanpa gejala (orang tanpa gejala/OTG) yang sebelumnya bisa menjalani isolasi mandiri di rumah, saat ini harus dikarantina di tempat isolasi pemerintah, seperti di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet.

KOMPAS.com – Saat seseorang terinfeksi virus corona, maka isolasi diperlukan supaya mereka tidak menyebarkan virus tersebut kepada orang lain.

Tak hanya bagi mereka yang bergejala saja, isolasi juga dilakukan untuk mereka yang positif tapi tak menunjukkan gejala atau sering disebut dengan orang tanpa gejala (OTG).

Saat masa isolasi, penyintas tidak diperkenankan untuk berinteraksi dengan orang lain supaya penularan tidak terjadi.

Baca juga: Tetangga Terkena Covid-19, Apa yang Harus Dilakukan?

Lantas, seandainya seseorang dinyatakan Covid-19 kapankah mereka dapat mulai berinteraksi  kembali dengan orang lain?

Mengutip dari laman Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), seseorang yang dinyatakan positif Covid-19 dapat berada kembali di sekitar orang lain tergantung bagaimana kondisi orang tersebut.

Meski demikian, CDC juga mengingatkan agar siapapun baik yang pernah atau belum terinfeksi untuk selalu mengambil langkah-langkah guna mencegah tertular dan menyebarkan Covid-19.

Baca juga: Ilmuwan WHO Sebut Kehidupan Tak Akan Kembali Normal hingga 2022

Langkah tersebut yakni cuci tangan secara teratur, jaga jarak setidaknya sekitar dua meter dari orang lain jika memungkinkan, dan kenakan masker.

Berikut ini, rekomendasi CDC mengenai kapankah waktu bagi seseorang yang pernah positif Covid-19 jika ingin kembali berinteraksi dengan orang lain

Halaman:
Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X