Hari Perhubungan Nasional 17 September, Bagaimana Sejarahnya?

Kompas.com - 17/09/2020, 12:05 WIB
Ilustrasi kereta api, KA Ranggajati ShutterstockIlustrasi kereta api, KA Ranggajati

Beberapa di antaranya adalah pada 22 September 1971, kapal dari Ketapang dan Gilimanuk yang semula hanya 10 jam sehari ditingkatkan pelayanannya menjadi 24 jam.

Peningkatan pelayanan itu diharapkan akan lebih melancarkan pengiriman ternak dari Bali ke Jawa, serta agar para penumpang yang melakukan perjalanan Jawa-Bali tak kehilangan waktu.

Selain itu, program lain yakni sekitar tanggal 1 September, pengangkatan kerangka kapal perang masa perang dunia ke-2 yang tenggelam di Selat Madura juga mulai dilakukan.

Melansir laman Dishub Aceh, Peringatan Harbubnas memiliki 3 tujuan utama yakni:

  1. Meningkatkan rasa kebersamaan dan jiwa korsa warga Perhubungan serta dengan mitra kerja jasa Perhubungan;
  2. Meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab untuk selalu ikut membudayakan peningkatan pelayanan yang lebih baik;
  3. Meningkatkan penghayatan dan pengamalan 5 citra manusia Perhubungan.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Asal Mula Julukan Uncle Sam untuk AS

Secara singkat, Hari Perhubungan Nasional merupakan sarana instrospeksi diri bagi insan perhubungan terkait dengan pelayanannya terhadap masyarakat.

Hari Perhubungan Nasional 2020

Laman Dishub Jabar menuliskan, Kementerian Perhubungan kali ini mengusung tema “Wujudkan Asa, Majukan Indonesia” dalam rangka peringatan Hari Perhubungn Nasional 2020.

Tema tersebut memiliki makna, insan perhubungan memiliki semangat untuk mewujudkan harapan ke depan untuk Indonesia Maju.

Selain itu, pembangunan sektor transportasi terus dilakukan, perubahan-perubahan terhadap regulasi juga terus dilakukan saat adaptasi kebiasaan baru.

Hal itu dilakukan agar mampu memberikan pelayanan transportasi yang selamat, aman , nyaman serta sehat.

Adapun logo Harbubnas 2020 kali ini, mengambil filosofi awal dari simpul tali yang mengikat kuat keberagaman dan simbol hati yang berarti kecintaan terhadap Transportasi.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Helikopter Praktis Pertama Diterbangkan

Halaman:
Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X