Cara Cek IMEI jika Akan Membeli Ponsel Baru Maupun Bekas

Kompas.com - 16/09/2020, 20:48 WIB
Ilustrasi nomor IMEI yang bisa ditemukan pada kardus kemasan ponsel saat membeli baru ShutterstockIlustrasi nomor IMEI yang bisa ditemukan pada kardus kemasan ponsel saat membeli baru

KOMPAS.com - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mulai Selasa (15/9/2020) melakukan pemblokiran ponsel-ponsel bodong alias ilegal yang tidak terdaftar dan tidak memiliki nomor IMEI.

IMEI atau singkatan dari International Mobile Equipment Identity, merupakan serangkaian angka yang terdiri dari 15 digit yang tiap ponsel pasti berbeda.

Nomor IMEI ini berlaku untuk tiap slot kartu yang dimiliki sebuah ponsel. Apabila hanya satu SIM, maka nomor IMEI pun hanya akan tertulis satu, namun jika dual SIM, maka nomor IMEI pun ada dua.

Pada ponsel hasil penjualan tidak resmi, tidak terdapat nomor IMEI yang menyebabkan ponsel tidak akan bisa mendeteksi jaringan seluler apapun, karena kebijakan pemerintah untuk memblokirnya.

Baca juga: Hari Ini Ponsel BM Resmi Diblokir, Berikut Cara Mengecek Nomor IMEI

Kebijakan pemblokiran ini berdasarkan pada Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika nomor 1 Tahun 2020 tentang Pengendalian Alat dan/atau Perangkat Telekomunikasi yang Tersambung ke Jaringan Bergerak Seluler Melalui IMEI.

Ini tidak hanya berlaku bagi ponsel, namun juga pada sejumlah barang elektronik lain seperti komputer genggam dan komputer tablet.

Lalu, bagaimana cara mengetahui nomor IMEI jika Anda ingin membeli sebuah ponsel, baik dalam kondisi baru maupun ponsel bekas?

Ponsel Baru

Jika akan membeli sebuah ponsel baru tentu unit masih tersegel di dalam kemasan.

Namun tenang, Anda bisa mengecek keberadaan nomor tersebut di bagian luar kemasan, tepatnya di sebuah kertas putih sejenis stiker yang tertempel di salah satu sisi kardus kemasan.

Sekali pun membelinya secara resmi, Anda tetap disarankan untuk mengecek IMEI tersebut di laman imei.kemenperin.go.id, jika IMEI Anda terdaftar maka akan muncul keterangan di sana.

Situs ini merupakan situs resmi milik Kementerian Perindustrian yang menjadi basis data nomor IMEI.

Baca juga: Mulai 15 September, Masyarakat Diminta Cek IMEI Saat Beli Ponsel

Ponsel bekas

Ilustrasi. Ilustrasi.

Berbeda dengan membeli baru, jika Anda membeli ponsel dalam kondisi bekas atau second maka Anda memiliki cara lain untuk mengecek kelegalan ponsel yang Anda beli.

Selain melalui kardus kemasan (jika membeli ponsel bekas beserta kardusnya), Anda juga bisa mengecek IMEI pada menu "Pengaturan".

Masing-masng merek ponsel mungkin akan memilki urut-urutan yang berbeda, namun pada intinya nomor IMEI tersebut bisa dilihat pada sub menu "Tentang Ponsel" pada menu "Pengaturan".

Di sana akan muncul sejumlah informasi terkait spesifikas ponsel yang Anda miliki, tidak hanya nomor IMEI.

Atau, ada juga jenis ponsel yang menampilkan nomor IMEI ini pada bagian baterai. Anda bisa mengecek keduanya.

Baca juga: Uji Coba Blokir Ponsel BM Dimulai, Begini Cara Cek IMEI dan Statusnya


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X