Update Uji Klinis Vaksin Corona di Bandung: 794 Relawan Disuntik, 21 Orang Diambil Darahnya

Kompas.com - 14/09/2020, 18:32 WIB
Petugas kesehatan menyuntikan vaksin kepada relawan saat simulasi uji klinis calon vaksin Covid-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/8/2020). Simulasi tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan tenaga medis dalam penanganan dan pengujian klinis tahap III calon vaksin Covid-19 produksi Sinovac kepada 1.620 relawan. ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASAPetugas kesehatan menyuntikan vaksin kepada relawan saat simulasi uji klinis calon vaksin Covid-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/8/2020). Simulasi tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan tenaga medis dalam penanganan dan pengujian klinis tahap III calon vaksin Covid-19 produksi Sinovac kepada 1.620 relawan.

KOMPAS.com - Tahap uji klinis fase 3 calon vaksin Covid-19 buatan perusahaan asal China, Sinovac Biotech Ltd., di Bandung yang bekerja sama dengan Bio Farma telah dimulai sejak awal Agustus lalu.

Uji klinis itu ditargetkan diikuti 2.200 orang relawan dan dilakukan secara bertahap. Pengujian dilakukan oleh tim uji klinis dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran.

Salah satu relawan uji klinis adalah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau yang akrab disapa Kang Emil.

Melalui akun Instagramnya, Senin (14/9/2020), Kang Emil mengabarkan hari ini mendapatkan suntikan kedua terkait dengan uji klinis vaksin virus corona tersebut.

"Siang hari ini, sebagai relawan, saya menjalani tes vaksin yang kedua di pusat pengetesan di Puskesmas Garuda Bandung. Setelah ini, saya akan diambil sampel darah selama 2 kali untuk dilihat apakah tubuh saya bereaksi baik dengan menghasilkan antibodi yang berlimpah untuk melawan covid-19," tulis Kang Emil dalam akun @ridwankamil.

Baca juga: Hasil Awal Uji Vaksin Sinovac, Aman tapi Sedikit Lemah untuk Lansia

Bagaimana perkembangan uji klinis vaksin dari Sinovac?

Manajer Lapangan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Fakultas Kedokteran Unpad, Eddy Fadlyana, mengungkapkan saat ini sudah ada 794 relawan yang menjalani uji klinis.

"Yang sudah disuntik satu kali 663 orang, yang sudah disuntik dua kali 110 orang," kata Eddy saat dihubungi Kompas.com, Senin (14/9/2020).

Selain itu, ia menyampaikan sudah ada 21 orang yang telah diambil darahnya, usai mendapatkan dua kali suntikan vaksin.

"Kemudian, 21 orang sudah diambil darahnya, setelah jeda dua minggu pasca-imunisasi," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X