[HOAKS] Denda PSBB di Kota Cilegon

Kompas.com - 14/09/2020, 13:40 WIB
Tangkapan layar pesan di media sosial soal denda PSBB di Kota Cilegon. FacebookTangkapan layar pesan di media sosial soal denda PSBB di Kota Cilegon.
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Beredar kabar di media sosial soal denda PSBB di Kota Cilegon dari kisaran Rp 150.000 hingga Rp 300.000.

Informasi yang beredar itu menyebutkan, denda dikenakan bagi warga yang membawa kendaraan bermotor di atas jam 2 siang.

Denda juga berlaku bagi warga yang tidak mengenakan masker.

Polres Cilegon menyatakan kabar tersebut tidak benar alias hoaks.

Narasi yang beredar

Sejumlah akun Facebook membagikan pesan berisi denda yang berlaku saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Cilegon. Denda yang berlaku sejak Senin itu berkisar dari Rp 150.000 sampai Rp 300.000.

Salah satu akun yang menyebarkan yakni Ayanto Cepot Rengkarnasi. Kabar itu diedarkannya pada Senin (14/9/2020).

Berikut isi posting akun tersebut:

"Ibu2 mulai hari senin cilegon sudah di lakukan psbb skala besar.
Denda yg keluar rumah di atas jam dua siang denda 300 rb klau bawa motor klau yg bawa mobil 500 rb klau naik angkot 200 rb
Ga pake masker 150 rb boleh keluar dr jam 7 pg sampai jam 2 siang..
Informasi sudah di sampain kan ke seluruh berita cilegon oleh kapolsek dan TNI polri cilegon."

Akun Facebook Juju Adit PF juga membagikan kabar tersebut.

Bantahan Polres Cilegon

Kapolres Cilegon, AKBP Sigit Haryono, membantah kabar tersebut.

"Berita tidak benar, tidak usah di-share," katanya kepada tim Cek Fakta Kompas.com, SEnin (14/9/2020).

Ia mengatakan, pemberlakuan PSBB di Kota Cilegon mengacu pada Peraturan Wali Kota Cilegon Nomor 43 Tahun 2020 tentang Pembatasan Kegiatan dalam Rangka Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar Provinsi Banten.

Dalam Perwali yang ditandatangani Wali Kota Cirebon, Edi Ariadi, pada 10 September 2020, itu diatur pembatasan kegiatan di sekolah, tempat bekerja, rumah ibadah, dan kegiatan usaha.

Khusus kegiatan usaha, diatur pembatasan waktu. Pasar rakyat/tradisional beroperasi mulai pukul 05.00 sampai pukul 15.00 WIB.

Selain itu, pertokoan atau ritel buka mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB dan supermarket beroperasi mulai pukul 10.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB.

Di dalam Perwali tidak disebutkan pembatasan kegiatan warga bepergian dengan kendaraan dalam batasan waktu tertentu seperti yang beredar di media sosial.

Perwali juga memuat sanksi administratif atas pelanggaran PSBB.

Sanksi berupa teguran lisan atau tertulis, penyitaan sementara kartu identitas, penghentian paksa kegiatan, pembekuan izin, dan pencabutan izin.

Kesimpulan

Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta Kompas.com, kabar denda PSBB di Kota Cilegon yang beredar di media sosial tidak benar.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X