Kompas.com - 07/09/2020, 13:05 WIB
Ilustrasi tenaga medis KOMPAS.com/NURWAHIDAHIlustrasi tenaga medis

Misalnya dampak pekerjaan kita bagi orang lain, atau bagian dari pekerjaan yang dinikmati, meskipun itu hanya sekadar mengobrol dengan teman kerja.

3. Evaluasi kembali prioritas hidup

Burnout dapat menjadi indikasi seseuatu yang kita anggap penting, ternyata tidak memberikan hasil yang sesuai harapan.

Bisa jadi, pada kondisi ini saatnya kita memikirkan kembali mimpi, target, atau harapan dalam kehidupan.

4. Berolahraga dan diet sehat

Selain itu, cara mengatasi burnout lainnya yakni dengan berolahraga ringan. Sebab, dengan berolahraga ringan setidaknya selama 10 menit, dapat memperbaiki mood Anda hingga 2 jam.

Saat berolahraga, fokuskan pikiran kepada sensasi yang dirasakan oleh tubuh. Hindari larut dalam pikiran kita sendiri.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tak hanya berolahraga, dengan mengonsumsi makanan yang megandung omega-3 yang dapat membantu meningkatkan suasana hati.

Baca juga: Burnout, Bisa Jadi Tahap Awal Depresi

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X