Benarkah Peserta PKH yang Terima BST Rp 500.000 Diminta Mengembalikan? Ini Penjelasan Kemensos

Kompas.com - 05/09/2020, 14:44 WIB
Ilustrasi rupiah. THINKSTOCKS/FITRIYANTOANDIIlustrasi rupiah.

KOMPAS.com - Di media sosial Facebook beredar informasi yang menyebutkan kelompok Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) yang mendapatkan Rp 500.000 disarankan untuk tidak mengambil uang itu.

Pengunggah informasi itu menyebutkan, jika uang itu diambil, nantinya akan diminta untuk mengembalikan.

Hingga berita ini ditayangkan, unggahan tersebut telah mendapatkan beragam respons dari warganet.

"Bun.... Barusan dpt wa dr pengurus kelompok pkhku... Jd diberitahukan kpd kpm pkh bila di rek/atm terdapat saldo 500rb jangan diambil. Krn bila nanti diambil akan disuruh mengembalikan. Hati2 bun..... Kalo yg ngecek saldo pkh kok tdk spt bulan sebelumnya (ada selisih lebih 500rb) jangan diambil dulu. Nunggu instruksi pendamping. Karena memang penambahan 500rb hanya utk kpm bpnt bukan pkh Salam," tulis akun Facebook Heling Tha.

Unggahan tersebut dengan narasi kelompok Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) yang mendapat Rp 500.000 disarankan untuk tidak mengambil uang itu.facebook/heling tha Unggahan tersebut dengan narasi kelompok Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) yang mendapat Rp 500.000 disarankan untuk tidak mengambil uang itu.
Benarkah informasi tersebut?

Baca juga: Ini Cara Cek BST Kemensos, Apakah Anda Terdaftar sebagai Penerima?

KPM PKH seharusnya tidak dapat BST Rp 500.000

Juru Bicara Kementerian Sosial Adhy Karyono mengatakan, peserta PKH tidak mendapat Bantuan Sosial Tunai (BST) senilai Rp 500.000.

Bantuan tersebut hanya diberikan untuk penerima kartu sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang bukan peserta PKH.

"Seharusnya tidak ada bantuan BST tambahan senilai Rp 500.000 satu kali transfer kepada peserta PKH. Ya kalau peserta PKH yang masuk, uangnya itu uang PKH," ujar Adhy saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (5/9/2020).

Jika peserta PKH menerima bantuan pada periode bulan ini dengan besaran Rp 500.000, Adhy menyarankan untuk mengonfirmasi hal itu kepada pendamping PKH.

Hingga saat ini, kata Adhy, belum ada laporan mengenai kesalahan transfer tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X