Selain LPSK, Ini 5 Kantor Pemerintah yang Ditutup karena Corona

Kompas.com - 05/09/2020, 11:07 WIB
Ilustrasi Covid-19 DOK. PIXABAYIlustrasi Covid-19

KOMPAS.com - Penyebaran virus corona di area perkantoran masih terus terjadi.

Terbaru, aktivitas perkantoran Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban ( LPSK) di Ciracas, Jakarta Timur, dihentikan selama lima hari kerja, mulai 7-11 September 2020.

Langkah itu dilakukan setelah ada pegawai LPSK yang teridentifikasi positif Covid-19. Kantor LPSK akan mulai aktif kembali dan dibuka untuk umum pada 14 September 2020.

Seperti diberitakan Kompas.com, Jumat (4/9/2020), Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo mengatakan, penutupan aktivitas perkantoran LPSK ditujukan untuk sterilisasi.

Selain itu, penutupan kantor ini dilakukan untuk mengantisipasi dan memutus penyebaran Covid-19 di antara para pegawai.

Hasto memastikan penutupan kantor ini tidak mengganggu program perlindungan saksi dan korban yang dilakukan LPSK. Sebab, para pegawai LPSK tetap bekerja meski dari rumah masing-masing.

Baca juga: Pegawai Positif Covid-19, LPSK Tutup Kantor 5 Hari Mulai 7 September

Deretan kantor pemerintahan yang ditutup

Tidak hanya kantor LPSK, kantor-kantor lembaga pemerintahan yang lain juga pernah ditutup karena adanya temuan kasus konfirmasi positif Covid-19.

Berikut deretan kantor pemerintah yang ditutup untuk mencegah penularan Covid-19:

1. Komnas HAM

Diberitakan Kompas.com, 29 Juli 2020, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menutup kantornya selama sepekan, 29 Juli-4 Agustus 2020, setelah seorang stafnya dinyatakan positif Covid-19.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X