[HOAKS] Informasi Razia Keliling Wali Kota Medan dan Satgas Covid-19

Kompas.com - 04/09/2020, 17:49 WIB
Pemko Medan membantah bahwa ada razia keliling di Kota Medan yang melibatkan wali kota, Satpol PP, dan Satgas Covid-19. FacebookPemko Medan membantah bahwa ada razia keliling di Kota Medan yang melibatkan wali kota, Satpol PP, dan Satgas Covid-19.
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Kabar razia keliling yang dilakukan Wali Kota Medan, Satpol PP, dan Satgas Covid-19 beredar di media sosial.

Informasi yang beredar itu menyebutkan, dalam razia di Kota Medan, Sumatera Utara, itu, putra putri yang terjaring razia akan diangkut mobil Gerakan Disiplin Siswa (GDS) untuk dikarantina.

Warga yang tidak menggunakan masker akan disuruh menyemprot lingkungan radius 1.000 meter.

Pemkot Medan menegaskan kabar itu hoaks. Pemkot tidak melakukan razia keliling dengan mobil GDS dan melibatkan Wali Kota, Satpol PP, dan Satgas Covid-19.

Narasi yang Beredar

Kabar adanya razia keliling dengan mobil Gerakan Disiplin Siswa (GDS) di Kota Medan diunggah akun Facebook Intan Permata. Putra putri yang terjaring razia akan dibawa mobil GDS untuk dikarantina. 

Sementara, warga yang kedapatan tidak memakai masker, disuruh menyemprot lingkungan sepanjang 1.000 meter.

Dalam unggahannya pada Kamis (3/9/2020) itu, Intan Permata menulis:

"Bapak ibu mohon untuk memberitahukan kepada putra putrinya mulai hari ini dilarang berkeliaran diluar rumah atau berkerumun ditempat2 keramaian karena bapak Wali kota medan bersama satpol PP dan Satgas Covid 19 akan Razia keliling dengan membawa mobil GDS/ Gerakan Disiplin Siswa. bagi yang terjaring akan diangkut di mobil untuk dikarantina,wali murid dan gurunya akan dipanggil juga, Razia masker bagi yang tidak memakai masker disuruh menyemprot lingkungan radius 1000 meter. Mohon untuk di Share di Grup kelas dan masyarakat umum hari ini juga. Terima kasih."

Kabar yang sama pun diunggah akun Facebook Nasyitha Inara Sinyaklon di sebuah grup Facebook pada Rabu (2/9/2020).

Bantahan Pemkot Medan

Dalam akun Facebook HUMAS PEMKO MEDAN, Pemerintah Kota (Pemkot) Medan menyatakan bahwa Pemkot tidak melakukan kegiatan razia keliling seperti informasi di media sosial.

"Kami menyatakan bahwasannya Pemko Medan tidak ada melakukan kegiatan sesuai berita yang beredar di Media Sosial mengenai adanya Razia Keliling yang dilakukan Wali Kota bersama Satpol PP dan Satgas Covid-19. Berita / info tersebut adalah hoax," tulis akun tersebut, Rabu (2/9/2020).

Menurut akun HUMAS PEMKO MEDAN, kabar razia keliling di media sosial sangat meresahkan warga Kota Medan. Karena itu, Pemkot berharap masyarakat tidak mudah percaya atas informasi yang belum benar faktanya.

"Saring terlebih dahulu informasi yang diterima. Jangan sampai menjadi informasi tersebut disebarluaskan namun kebenarannya masih diragukan," pesan akun.

Akun Instagram pemko.medan juga memuat bantahan itu.

"Kepala Satpol PP Kota Medan menyatakan infomrasi terkait pesan tersebut adalah hoax," tulis akun pemko.medan.

Terunggah dua kegiatan razia masker yang digelar Pemkot Medan pada pekan ini.

Berdasarkan akun Facebook HUMAS PEMKO MEDAN, Pemkot melakukan razia masker di Jalan Prof. H.M. Yasin, Medan Perjuangan, pada Rabu (2/9/2020).

Lantas, pada Kamis (3/9/2020) Pemkot kembali melakukan razia masker di Jalan Brigjen Katamso, Medan Maimun.

Razia masker digelar untuk menegakkan Perwal Medan Nomor 11 Taun 2020 tentang Karantina Kesehatan dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Medan.

Informasi dengan narasi yang sama juga menyebar di berbagai grup-grup, dengan perbedaan pada nama wilayah.

Pastikan kembali informasi yang beredar sebelum memercayainya.

Kesimpulan

Dari penelusuran tim Cek Fakta Kompas.com, kabar di media sosial soal razia keliling yang melibatkan Wali Kota, Satpol PP, dan Satgas Covid-19 di Kota Medan tidak benar.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Corona Global 11 April: 10 Negara dengan Kasus Tertinggi | WHO Sesalkan Ketidakseimbangan Distribusi Vaksin Covid-19

UPDATE Corona Global 11 April: 10 Negara dengan Kasus Tertinggi | WHO Sesalkan Ketidakseimbangan Distribusi Vaksin Covid-19

Tren
8 Makanan Paling Berbahaya Bagi Tubuh dan Cara Benar Mengonsumsinya

8 Makanan Paling Berbahaya Bagi Tubuh dan Cara Benar Mengonsumsinya

Tren
INFOGRAFIK: Mengenang Pangeran Philip (1921-2021)

INFOGRAFIK: Mengenang Pangeran Philip (1921-2021)

Tren
Update Gempa Malang M 6,1: 8 Orang Meninggal, Puluhan Luka-luka, 85 Rumah Rusak Berat, dan Rusak 150 Fasilitas Umum

Update Gempa Malang M 6,1: 8 Orang Meninggal, Puluhan Luka-luka, 85 Rumah Rusak Berat, dan Rusak 150 Fasilitas Umum

Tren
Tanya Jawab Seputar Kuota Gratis Kemendikbud 2021 yang Cair Hari Ini

Tanya Jawab Seputar Kuota Gratis Kemendikbud 2021 yang Cair Hari Ini

Tren
Garam, Herbisida Alami yang Ampuh Memberantas Gulma

Garam, Herbisida Alami yang Ampuh Memberantas Gulma

Tren
Saat Inggris Batasi Penggunaan Vaksin AstraZeneca Hanya untuk Usia 30 Tahun ke Atas

Saat Inggris Batasi Penggunaan Vaksin AstraZeneca Hanya untuk Usia 30 Tahun ke Atas

Tren
[HOAKS] 6 Makanan Ini Tidak Boleh Dikonsumsi Bersamaan

[HOAKS] 6 Makanan Ini Tidak Boleh Dikonsumsi Bersamaan

Tren
7 Barang yang Perlu Dibawa Saat UTBK-SBMPTN 2021

7 Barang yang Perlu Dibawa Saat UTBK-SBMPTN 2021

Tren
Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadhan 1442 H: Jadwal, Agenda, dan Lokasi Rukyatul Hilal

Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadhan 1442 H: Jadwal, Agenda, dan Lokasi Rukyatul Hilal

Tren
Kuota Gratis Kemendikbud Cair Hari Ini, Berikut Cara Cek, Syarat, hingga Kuota yang Didapatkan

Kuota Gratis Kemendikbud Cair Hari Ini, Berikut Cara Cek, Syarat, hingga Kuota yang Didapatkan

Tren
Mudik Lebaran 2021 Resmi Dilarang, Berikut Kendaraan yang Masih Bisa Beroperasi 6-17 Mei

Mudik Lebaran 2021 Resmi Dilarang, Berikut Kendaraan yang Masih Bisa Beroperasi 6-17 Mei

Tren
Pemerintah Buka Seleksi 1.275.387 CPNS 2021, Ini Formasi yang Paling Banyak Dibutuhkan

Pemerintah Buka Seleksi 1.275.387 CPNS 2021, Ini Formasi yang Paling Banyak Dibutuhkan

Tren
[POPULER TREN] Gempa Malang dan Wilayah yang Ikut Merasakan | Aturan Lengkap Larangan Mudik Lebaran 2021

[POPULER TREN] Gempa Malang dan Wilayah yang Ikut Merasakan | Aturan Lengkap Larangan Mudik Lebaran 2021

Tren
Pentingnya Menemani Anjing dan Kucing yang Tengah Berduka karena Kematian

Pentingnya Menemani Anjing dan Kucing yang Tengah Berduka karena Kematian

Tren
komentar
Close Ads X