Strain Virus Corona Disebut Mengalami Mutasi di Indonesia

Kompas.com - 31/08/2020, 06:30 WIB
Foto: Jenazah pasien Covid-19 dikebumikan dengan protokol kesehatan di TPU Pondok Pasir, Rabu (26/7/2020). KOMPAS.COM/Teguh PribadiFoto: Jenazah pasien Covid-19 dikebumikan dengan protokol kesehatan di TPU Pondok Pasir, Rabu (26/7/2020).

 

KOMPAS.com - Infeksi virus corona di Indonesia pertama kali ditemukan pada awal Maret lalu, pada dua orang perempuan yang memiliki kontak dengan warga asing asal Jepang.

Sudah 5 bulan lebih sejak kasus pertama diumumkan, kini per 30 Agustus 2020 total kasus Covid-19 di Indonesia sudah ada di angka 172.053 berdasarkan data yang disampaikan Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

Pada Minggu (30/8/2020), penambahan kasus baru mencapai 2.858 kasus, sehari sebelumnya kasus baru ada di titik tertingginya, yakni 3.308 kasus.

Baca juga: Tidak Ada Satu Wilayah Pun yang Aman dalam Pandemi Covid-19

Melihat pertumbuhan kasus baru yang relatif tinggi, strain virus corona di Indonesia disebut telah mengalami mutasi menjadi lebih menular.

Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Lembaga Biologi Molekular Eijkman, dikutip dari Reuters.

Lembaga tersebut telah mengumpulkan sejumlah sampel dan menemukan mutasi virus D614G yang bersifat menular tetapi lebih ringan.

Baca juga: Jenis Virus Corona di Indonesia Disebut Tak Masuk Kategori yang Ada di Dunia, Ini Penjelasan Eijkman

Halaman:
Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X