Kompas.com - 28/08/2020, 17:30 WIB
Pekerja menggunakan masker saat melintasi rel kereta di Jalan Tanjung Selor, Grogol, Jakarta Barat, Senin (24/8/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk kembali memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang keempat kalinya terhitung mulai Jumat (14/8/2020) sampai 27 Agustus 2020. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPekerja menggunakan masker saat melintasi rel kereta di Jalan Tanjung Selor, Grogol, Jakarta Barat, Senin (24/8/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk kembali memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang keempat kalinya terhitung mulai Jumat (14/8/2020) sampai 27 Agustus 2020.

KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi selama dua minggu atau 14 hari.

Perpanjangan PSBB transisi dimulai pada hari ini, Jumat (28/8/2020), hingga 10 September 2020.

Efektifkah perpanjangan PSBB transisi ini untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di DKI Jakarta?

Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman menilai, perpanjangan PSBB transisi di DKI Jakarta sebagai langkah yang tepat.

Belum optimalnya sejumlah kebijakan yang dilakukan selama ini, menurut dia, menjadi alasan mengapa PSBB transisi harus diperpanjang.

"PSBB transisi yang diperpanjang di Jakarta ini akan tetap bermanfaat karena memang belum optimal apa yang dilakukan selama ini," ujar Dicky saat dihubungi Kompas.com, Jumat (28/8/2020).

Apalagi, lanjut dia, ketika dilihat dari intervensi program hingga harus dievaluasi. Demikian pula implementasinya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Termasuk sudah semestinya diberikan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan. Sanksi tersebut bisa diberikan untuk instansi, perkantoran dan juga masyarakat atau publik," kata dia.

Baca juga: Anies Memperpanjang PSBB Transisi hingga 10 September 2020

Dicky juga menyarankan agar dilakukan optimalisasi kegiatan edukasi ke masyarakat untuk mencegah penularan.

Edukasi soal protokol kesehatan tersebut harus terus dilakukan tanpa henti.

Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.