Heboh Gembok Kelenteng Kwan Sing Bio

Kompas.com - 25/08/2020, 12:03 WIB
Penilik Demisioner TITD Klenteng Kwan Sing Bio, Alim Sugiantoro dan sejumlah umat Tri Darma tidak bisa masuk untuk beribadah lantaran pintu maauk dikunci. Selasa (28/7/2020). KOMPAS.com/HamimPenilik Demisioner TITD Klenteng Kwan Sing Bio, Alim Sugiantoro dan sejumlah umat Tri Darma tidak bisa masuk untuk beribadah lantaran pintu maauk dikunci. Selasa (28/7/2020).


SEMENTARA sedang bersyukur segel makam masyarakat adat Sunda Wiwitan telah dibuka atas perintah Menkopolhukam Prof. Mahfud MD, mendadak terberitakan bahwa Dirjen Bimbingan Masyarakat Budha Kementerian Agama (Kemenag) RI, Caliadi gagal membuka gembok pintu masuk Kelenteng Tempat Ibadah Tri Dharma Kwan Sing Bio Kabupaten Tuban pada Kamis (13/8/2020) pukul 13.45 WIB.

Baca juga: Kronologi Penutupan Kelenteng Kwan Sing Bio Tuban, Berawal dari Konflik Kepengurusan

Gagal

Kedatangan Dirjen Bimas Budha didampingi pengurus kelompok Tio Eng Bo cs alias Mardjojo, namun diadang oleh kelompok Bambang Joko Santoso pengurus demisioner Kelenteng Kwan Sing Bo.

Dirjen Bimas Budha mengimbau kedua kelompok yang berseteru untuk membuka gembok pintu gerbang. “Kalau satunya tidak mau, silahkan kubu satunya yang dengan sadar membuka. Kalau urusan hukum silakan ke pengadilan,” kata Caliadi.

Kedatangannya ke Tuban hanya ingin menegaskan, bahwa setiap tempat ibadah kewenangan berada di bawah Kemenag.

Dirjen Caliadi mengakui jika dirinya bukanlah eksekutor, tapi semua prakarsa mendamaikan untuk kepentingan umat. Dia juga memastikan terbitnya izin sudah sesuai prosedur, meski pun masih ada sengketa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kerukunan

Kelenteng Kwan Sing Bio merupakan kawasan kelenteng terbesar di Asia Tenggara maka berita heboh gembok Klentang Kwan Sing Bio viral sampai ke mancanegara.

Peristiwa penolakan niat baik Dirjen Bimas Budha agar umat dapat kembali menunaikan ibadah menodai citra Indonesia sebagai negara yang menjunjung tinggi kerukunan antar umat beragama.

Masyarakat mancanegara sudah menganggap Indonesia suri teladan kerukunan antar umat beragama selaras Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X