Bagaimana Menghadapi Kecewa agar Tetap Punya Harapan?

Kompas.com - 24/08/2020, 10:03 WIB
Presiden Joko Widodo memanfaatkan libur akhir pekan, Sabtu (15/8/2020), dengan berolahraga. Kali ini, Presiden memilih untuk bersepeda di area Istana Kepresidenan Bogor dan Kebun Raya Bogor. Biro Pers Sekretariat PresidenPresiden Joko Widodo memanfaatkan libur akhir pekan, Sabtu (15/8/2020), dengan berolahraga. Kali ini, Presiden memilih untuk bersepeda di area Istana Kepresidenan Bogor dan Kebun Raya Bogor.

Apa kabarmu minggu ini?

Dua tanggal merah untuk peringatan Hari Kemerdekaan dan Tahun Baru Hijriah ditambah cuti bersama, Jumat 21 Agustus 2020, membuat minggu yang baru berlalu terasa berjalan agak lambat.

Libur yang lima hari dalam seminggu dimanfaatkan banyak orang untuk bepergian. Tercatat ada 317.000 kendaraan meninggalkan Jakarta pada Rabu (19/8/2020) dan Kamis (20/8/2020).

Ada kenaikan jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta lebih dari 30 persen dibandingkan lalu lintas pada hari normal. Kejenuhan orang di rumah saja selama beberapa bulan karena pandemi dan peluang yang terbuka karena libur panjang adalah pasangan yang cocok tanpa perlu dijodohkan. 

Oya, selama libur minggu lalu, kamu bepergian ke mana? Saya dan bungsu saya mencari udara segar pagi hari dengan jalan kaki di beberapa taman di sekitar kompleks perumahan. Dekat taman itu ada danau dan sungai yang deras airnya.

Lumayan menyegarkan dan cukup ramai. Meskipun ramai, kabar baiknya, mereka yang berkaktivitas luar ruangan untuk mencari kesegaran patuh dengan protokol kesehatan. Hal itu setidaknya terlihat dari masker yang dikenakan.

Agak menyiksa di awal-awal berjalan kaki dengan masker tetap menutup hidung dan mulut. Namun, setelah sekitar 5 menit berjalan, siksaan tidak lagi terasakan karena sudah biasa dan adanya penerimaan.

Selama perjalanan menuju taman, di sepanjang perjalanan saya jumpai banyak orang berolahraga dengan sepeda baik dalam rombongan kecil maupun besar. Kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan yang dipicu pandemi ini semoga bertahan lama.

Apa kabar sepedamu yang sudah lama tak ditengok? Karena gairah bersepeda sedang tinggi, sepeda-sepeda itu pasti "punya nyawa" lagi. Presiden Jokowi pun kerap bersepeda  akhir-akhir ini.

Bungsu saya yang sebelumnya enggan bersepeda bahkan dengan dua roda kecil di belakang sebagai penyangga kini lebih bergairah. Apalagi setelah bisa bersepeda tanpa dua roda kecil di belakang setelah mencoba, jatuh, mencoba, jatuh, jatuh, jatuh, mencoba, jatuh dan bisa.

Setiap ada peluang, sepeda dikeluarkan dan di-gowes. Jalan di depan rumah jadi area jelajah. Pagi, siang dan sore. Kebosanan yang sebelumnya kerap dikeluhkan mendapatkan jawaban dengan bersepeda.

Bersepeda juga membawa efek gembira yang tentu saja baik untuk imunitas kita. Benar kata orang-orang bijak, "You can't be sad while riding a bicycle". 

Kesedihan yang berakar pada kekecewaan adalah pengalaman harian. Kita kerap menjumpai tidak hanya karena diri sendiri mengalami. Mendapati orang lain mengalami hal ini pun membuat kita berempati.

Neymar meluapkan kesedihan setelah gagal meraih trofi Liga Champions musim ini bersama PSG yang dikalahkan Bayern Muenchen pada laga final, 23 Agustus 2020.AFP/ ANADOLU AGENCY/ HAND/ UEFA/ LAURENCE GRIFFITHS Neymar meluapkan kesedihan setelah gagal meraih trofi Liga Champions musim ini bersama PSG yang dikalahkan Bayern Muenchen pada laga final, 23 Agustus 2020.
Buat kamu yang suka sepakbola dan pendukung Paris Saint-German, kekecewaan itu hadir, Senin (24/8/2020) dini hari. Tangis Neymar yang pecah usai pertandingan mewakili rasa kecewa ini.

Dikalahkan Bayern Muenchen pada final Liga Champions dengan skor 1-0 di Stadion Da Luz, Lisbon, Portugal, Neymar tertunduk kecewa. Tiga tembakan ke arah gawang Neymar tidak menghasilkan gol.

Neymar sempat ditenangkan bek Muenchen, David Alaba. Penantian Neymar menjuarai Liga Champions bersama PSG sejak 2017 belum membuahkan hasil. Neymar pernah menjuarai Liga Champions bersama Barcelona saat musim 2014–2015.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X