Harun Masiku, Djoko Tjandra, hingga Sidang Etik Ketua KPK

Kompas.com - 24/08/2020, 08:26 WIB
Foto yang diduga Harun Masiku dibawa Aktivis Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi yang melaporkan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly kepada KPK. Gambar diambil pada 23 Januari 2020. KOMPAS/HERU SRI KUMOROFoto yang diduga Harun Masiku dibawa Aktivis Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi yang melaporkan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly kepada KPK. Gambar diambil pada 23 Januari 2020.


PEKAN ini Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) memiliki agenda yang padat. Selain pekerjaan rumah soal Harun Masiku yang masih buron, ada agenda sidang etik pimpinan KPK di minggu ini.

Seperti diketahui, Ketua KPK Firli Bahuri beberapa waktu lalu dilaporkan ke Dewan Etik KPK karena menggunakan helikopter yang disebut mewah untuk keperluan pribadi yaitu ziarah ke makam orang tuanya di Baturaja, Sumatera Selatan. Baca juga: Ini Penjelasan Pimpinan KPK soal Firli Naik Helikopter Swasta

Soal Harun Masiku, jejaknya gelap setelah sosoknya terekam kamera pada 7 Januari 2020 di Terminal 2F Bandara Soekarno Hatta, Banten. Jika Harun tertangkap, diyakini kotak Pandora yang berisi nama-nama pejabat yang terlibat dalam kasus Harun akan terbuka.

Ada kabar spekulatif yang beredar menyebutkan Harun Masiku telah ditembak mati. Kabar ini pertama kali disampaikan anggota Komisi III DPR (Fraksi Partai Demokrat) Benny Kabur Harman.

Benny mengungkap kabar itu dalam rapat kerja Komisi III dengan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly di gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (24/2/2020).

"Akibat situasi ini ada tiga spekulasi di tengah publik . Apakah Harun Masiku sudah ditembak mati. Sangat mungkin!" kata Benny dalam rapat kerja Komisi III dengan Yasonna Laoly di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/2/2020).

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Bonyamin Saiman, dalam program AIMAN  di Kompas TV yang tayang pada Senin (11/5/2020), berpendapat, apa yang disampaikan Benny bisa saja terjadi.

Menurutnya, langkah paling mudah untuk menyembunyikan kasus di balik pencarian Harun Masiku adalah membunuhnya.

"Secara matinya kan macam-macam, paling gampang ya ditembak mati," ujar Boyamin.

Tapi, sekali lagi, ini hanya spekulasi. Benar atau tidak tentu ada di hasil penyelidikan penegak hukum yang menangani, dalam hal ini KPK.

Apa kabar Harun Masiku?

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X