Cerita VW Combi di Yogyakarta, Keliling Desa Berikan Internet Gratis ke Pelajar

Kompas.com - 16/08/2020, 16:07 WIB
Tangkapan layar VW Combi keliling desa di Yogyakarta untuk internet gratis bagi pelajar. Facebook - Hendy KurniawanTangkapan layar VW Combi keliling desa di Yogyakarta untuk internet gratis bagi pelajar.

 

KOMPAS.com - Sebuah unggahan mengenai mobil VW Combi di Yogyakarta yang menyediakan internet gratis untuk para pelajar ramai di media sosial Facebook.

Adalah akun bernama Hendy Kurniawan, pengunggah cerita inspiratif itu, pada Sabtu (15/8/2020).

"Kami memilih bergerak sebisanya di kondisi yang serba sulit ini. Sedikit atau banyak manfaatnya bukan urusan kami, yang kami tahu membaca itu napas kehidupan. Terima kasih Untuk Teman dan semua orang baik di luaran sana," tulis Hendy.

Hingga saat ini, unggahan tersebut telah disukai oleh 116 orang dan dibagikan sebanyak 38 kali.

Warganet pun mengapresiasi langkah Hendy itu melalui kolom komentar pada unggahan.

Cerita Hendy

Kepada Kompas.com, Hendy mengaku layanan internet di mobilnya itu telah berlangsung sejak satu minggu yang lalu.

Sebelumnya, mobil tersebut telah digunakan sebagai perpustakaan keliling yang dikelolahnya sejak beberapa tahun yang lalu.

Ide menyediakan layanan internet di mobilnya itu baru tercetus ketika diajak oleh salah seorang temannya.

"Pada dasarnya saya memang punya perpus keliling dan rumah sejak 4-5 tahun yang lalu," kata Hendy saat dihubungi, Minggu (16/8/2020).

"Kemarin ada temen dari komunitas namanya Komunitas Untuk Teman menghubungi saya untuk mencetuskan ide itu, akhirnya jalan sejak dari minggu lalu," tambah dia.

Tangkapan layar mobil VW Combi keliling desa di Yogyakarta memberikan layanan internet gratis.Facebook - Hendy Kurniawan Tangkapan layar mobil VW Combi keliling desa di Yogyakarta memberikan layanan internet gratis.

Sejauh ini, mobil internet gratis itu baru beroperasi di sektar Yogyakarta bagian utara.

Sebab, hanya ada satu unit mobil yang beroperasi untuk kegiatan itu.

Biasanya, mobil tersebut beroperasi dari pukul 9.00 sampai 13.00 WIB, ketika anak-anak sekolah mulai mendapat tugas dari gurunya.

Baca juga: Cerita Teara, Berburu Sinyal Internet di Perbukitan Menoreh untuk Kuliah Online...

Ia pun tak menutup kemungkinan untuk memperluas cakupannya jika kondisi memungkinkan.

Meski menyediakan fasilitas internet untuk pembelajaran jarak jauh bagi anak-anak, Hendy tetap menyediakan ratusan buku dalam mobilnya itu.

"Karena pada dasarnya saya kan gerakan literasi, maka buku menjadi hal utama dalam layanan ini. Internet hanya sarana saja," jelas Hendy.

"Sebab buku bagi sebagian orang bukan sesuatu yang primer. Ketika melihat banyak buku, mereka ya antusias, seneng, kita juga bantu ngerjain tugas sebisanya," tambahnya.

Hendy mengaku bersyukur banyak pihak membantu gerakannya itu melalui kitabisa.com.

Dia pun berharap agar semakin banyak orang peduli dan memberikan sarana untuk kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Jujur kalau mengharapkan negara bertindak lebih jauh ya sangat terbatas. Saya harap semakin banyak orang yang peduli dan memberikan sarana serta berbagi," tutupnya.

Baca juga: Bantu Siswa Belajar Online, Warga Ini Berikan Akses Internet Gratis


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X