Fakta tentang Kasus Baru Covid-19 di Selandia Baru Setelah 102 Hari

Kompas.com - 12/08/2020, 13:42 WIB
PM Selandia Baru Jacinda Ardern saat berbicara di konferensi pers yang digelar bersama PM Australia Scott Morrison, di Admiralty House, Sydney, Australia, 28 Februari 2020. REUTERS/LOREN ELLIOTTPM Selandia Baru Jacinda Ardern saat berbicara di konferensi pers yang digelar bersama PM Australia Scott Morrison, di Admiralty House, Sydney, Australia, 28 Februari 2020.

KOMPAS.com - Kota terbesar di Selandia Baru, Auckland, kembali dikunci setelah dilaporkan adanya kasus baru virus corona. Padahal sebelumnya Selandia Baru nihil laporan kasus infeksi selama 102 hari.

Merespons kondisi tersebut, Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan akan memberlakukan pembatasan tingkat 3 di Auckland selama tiga hari sebagai "pendekatan kehati-hatian".

Sementara itu, untuk wilayah Selandia Baru lainnya, akan diberlakukan pembatasan tingkat 2.

Di Selandia Baru, peringatan tingkat 3 sendiri berarti adanya peningkatan risiko penyakit menjadi tidak terkontrol.

Sedangkan peringatan tingkat 2 berarti penyakit masih terkendali, tetapi risiko transmisi di komunitas masih bisa terjadi.

Baca juga: Setelah 102 Hari, Selandia Baru Kembali Laporkan Kasus Covid-19

Melansir ABC News, Rabu (12/8/2020), berikut adalah detail tentang kasus baru yang dikonfirmasi di Selandia Baru beserta pembatasan yang dilakukan. 

Detail kasus baru

Keempat kasus baru yang dikonfirmasi di Selandia Baru merupakan satu keluarga dari Auckland Selatan.

Kasus pertama adalah seseorang berusia 50-an dan tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri.

Orang ini telah dites sebanyak dua kali pada Senin (10/8/2020) setelah mengunjungi dokter umum, dengan hasil dari keduanya yang menunjukkan positif. 

Kemudian, orang tersebut beserta keenam anggota keluarganya diwawancarai oleh petugas kesehatan. 

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X