Simak, Ini Panduan Persalinan untuk RS di Masa Pandemi Virus Corona

Kompas.com - 11/08/2020, 06:57 WIB
Ilustrasi hamil HoneyrikoIlustrasi hamil

KOMPAS.com – Pekan lalu, peristiwa seorang ibu yang harus kehilangan bayinya saat persalinan di RS Pelengkap Jombang, Jawa Timur, menjadi perhatian publik.

DR (27), ibu itu, harus kehilangan buah hati keduanya saat menjalani persalinan.

Seperti diberitakan Kompas.com, Jumat (7/8/2020), sebelum melahirkan, DR menjalani observasi dan rapid test virus corona di ruang UGD rumah sakit.

Setelah menjalani tes itu, ia ditempatkan di salah satu ruangan di Lantai 3 rumah sakit untuk proses melahirkan.

Beberapa saat kemudian, DR mengalami kontraksi. Akan tetapi, tak ada petugas yang datang meski sudah dihubungi. 

DR pun akhirnya melahirkan dengan hanya dibantu oleh ibu kandungnya.

Sementara itu, pihak rumah sakit menjelaskan DR ditempatkan di lantai 3 rumah sakit karena mempertimbangkan hasil rapid test-nya.

Baca juga: Penjelasan RS Terkait Ibu yang Kehilangan Bayinya karena Tak Dihiraukan Petugas Saat Persalinan

Kasus ini tengah ditangani pihak rumah sakit untuk mengetahui kronologi peristiwanya.

Sebenarnya, seperti apa peraturan persalinan selama pandemi yang perlu dipahami oleh masyarakat?

Melansir Surat Edaran dari Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes nomor HK.02.02/III/2878/2020 tentang Kesiapsiagaan Rumah Sakit Rujukan Dalam Penanganan Rujukan Material dan Neonatal dengan Covid-19 terdapat peraturan terkait persalinan di masa pandemi.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X