Perjalanan Karier Politik Prabowo Subianto yang Kembali Pimpin Gerindra

Kompas.com - 09/08/2020, 16:28 WIB
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto bersiap menyampaikan pengarahan dalam peringatan HUT ke-12 Partai Gerindra di kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta Selatan, Kamis (6/2/2020). Kegiatan yang dihadiri oleh para kader Partai Gerindra tersebut mengangkat tema Setia Bergerak untuk Indonesia Raya.ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANKetua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto bersiap menyampaikan pengarahan dalam peringatan HUT ke-12 Partai Gerindra di kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta Selatan, Kamis (6/2/2020). Kegiatan yang dihadiri oleh para kader Partai Gerindra tersebut mengangkat tema Setia Bergerak untuk Indonesia Raya.ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww.

KOMPAS.com - Prabowo Subianto kembali disahkan sebagai Ketua Umum (Ketum) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) periode 2020-2025.

Nama Prabowo pun ramai diperbincangkan di media sosial. Hingga Minggu (9/8/2020) pukul 13.30 WIB, setidaknya ada lebih dari 16 ribu tweet yang menyertakan nama Prabowo.

Prabowo ditetapkan kembali sebagai Ketum Gerindra dalam Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Gerindra di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/8/2020).

Dengan demikian, hingga saat ini Prabowo telah memimpin Partai Gerindra selama 12 tahun.

Lantas, bagaimana perjalanan karier politik Prabowo?

Karier militer

Sebelum terjun di duna politik, Prabowo yang lahir di Jakarta pada 17 Oktober 1951 dari pasangan Soemitro Djojohadikusumo dan Dora Soemitro telah berkencimpung di dunia militer.

Mengutip Kompas.com, 25 Juli 2018, Prabowo masuk ke Akademi Militer (Akmil) Magelang untuk menempuh pendidikan militer pada 1969 dan tamat pada 1974.

Kariernya di bidang militer diawali sebagai Komandan Pleton Grup I Kopassus dan bertugas di Timor Timur. 

Setelah itu, karier militernya pun semakin bersinar hingga puncaknya pada 1998, ia menjadi Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) dan membawahi sekitar 11.000 prajurit.

Baca juga: Di Balik Prabowo Kembali Pimpin Gerindra...

Saat reformasi 1998, Prabowo juga dipercaya untuk mengamankan Jakarta karena situasi yang sangat kacau.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X