Kompas.com - 09/08/2020, 14:23 WIB
Penulis Mela Arnani
|

KOMPAS.com - Indonesia saat ini berada dalam ancaman resesi di tengah pandemi virus corona yang terjadi.

Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) telah merilis produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada kuartal II tahun 2020 minus 5,32 persen.

Sejumlah pakar mengatakan, jika di kuartal selanjutnya pertumbuhan ekonomi Indonesia masih berada pada angka minus, Indonesia akan masuk ke jurang resesi.

Secara teoritis, suatu negara dikatakan resesi setelah pertumbuhan ekonomi yang minus selama dua kuartal berturut-turut.

Lalu, adakah peluang bisnis yang bisa dilakukan di ancaman resesi akibat pandemi ini?

Pengamat Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi mengatakan, dalam kondisi resesi, hampir seluruh bisnis mengalami penurunan.

“Termasuk manufaktur, pertambangan, properti, hotel dan lain-lain, mengalami kemerosotan,” kata Fahmy saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (8/8/2020).

Meski begitu, pandemi Covid-19 ini telah memunculkan peluang bisnis baru.

Baca juga: Sejarah Resesi Ekonomi di Indonesia

 

Misalnya, dia mengungkapkan, penjualan barang secara online atau diantarkan kepada konsumen.

"Business consumer good by online and delivery saat ini lagi nge-tren dan prospektif. Masyarakat harus kembangkan berbagai bisnis baru dengan memanfatkan online," tutur dia.

Kemudian, tren bersepeda juga meningkat, menurutnya bisa menjadi peluang bisnis baru bagi sebagian orang.

Peluang bisnis berikutnya yang bisa dilirik adalah pada sektor pertanian dan perkebunan.

Fahmy mengatakan pertumbuhan ekonomi pada sektor pertanian dan perkebunan masih positif.

"Segala jenis tanaman pangan, yang hingga kuartal II tahun 2020 masih tumbuh positif," papar dia.

Fahmy mengingatkan, walau muncul beragam jenis bisnis baru, kapasitas bisnis tersebut relatif kecil. Sehingga, tidak akan membuka lapangan pekerjaan secara signifikan.

"Kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi juga kecil," ujar dia.

Baca juga: Apakah Indonesia Aman dari Resesi?

Ide bisnis

Sementara itu, mengutip foundr.com, perubahan cepat dalam kehidupan sehari-hari dan penyesuaian dengan normal baru merupakan peluang bisnis.

Beberapa di antaranya dapat diselesaikan dengan bisnis online. Berikut tiga ide bisnis online tersebut:

  • Program kebugaran

Ilustrasi olahragaShutterstock Ilustrasi olahraga

Kebijakan menjaga jarak sosial dan tinggal di rumah yang diambil oleh sebagian besar negara, orang mencari cara baru untuk tetap bugar dan sehat, sementara tempat gym ditutup.

Bagi yang mempunyai peralatan latihan seperti lompat tali, matras, dan dumbel, dapat berlatih di rumah.

Namun, yang tidak mempunyainya dan mungkin kurang pengalaman dalam berlatih secara mandiri, dapat memanfaatkan aplikasi kebugaran.

Jika Anda seorang ahli kebugaran, dapat menjadi konsultan kebugaran dan mengembangkan produk digital sendiri merupakan cara bagus untuk menjangkau banyak klien baru.

Cara ini juga mampu menjaga bisnis tetap berkembang.

Baca juga: Pakar Peringatkan Kemungkinan Vaksin Covid-19 Tidak Bisa 100 Persen Efektif

  • Program kesehatan

Bekerja jarak jauh disebut dapat membuat banyak orang terisolasi dan stres. Orang-orang mencari cara untuk mengurangi tekanan, rileks, dan fokus pada kesehatan mental.

Jika Anda merupakan seseorang yang suka membantu orang lain atau membuat produk digital, mungkin saat yang tepat untuk meluncurkan program kebugaran Anda sendiri atau menjadi konsultan kesehatan.

Program kesehatan membantu mengelola stres dan menuntun ke jalan menjadi individu yang lebih sadar dan produktif.

Program kesehatan meliputi yoga, meditasi, peregangan, latihan, dan kebiasaan yang sehat.

Produk digital tidak perlu mahal. Anda dapat membuat situs web gratis, membagikan konten melalui e-mail, dan merekam video yang diunggah di YouTube.

Jika konten informatif dan terencana dengan baik, maka akan mudah mendapatkan daya tarik.

  • Layanan untuk bekerja jarak jauh

Ilustrasi bekerja dari rumah dengan tabletKOMPAS.com/ OIK YUSUF Ilustrasi bekerja dari rumah dengan tablet

Bagi yang terbiasa bekerja jarak jauh, etika kerja dari rumah yang baru berarti sedikit perubahan dalam rutinitas.

Namun, bagi mereka yang terbiasa bekerja dari kantor, ini merupakan tantangan besar untuk beradaptasi.

Banyak bisnis kemungkinan besar akan mempertahankan perubahan baru, terutama jika bekerja dari rumah tidak berdampak pada produktivitas.

Bagi pengusaha yang tepat dengan pemasaran yang tepat, ini bisa menjadi peluang yang menjanjikan.

Jika Anda merupakan seseorang yang telah bekerja dari jarak jauh selama bertahun-tahun, maka Anda dapat menggunakan pengetahuan yang dimiliki untuk membantu perusahaan dalam melakukan transisi.

Pikirkan layanan yang melayani kondisi kerja jarak jauh.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.