[POPULER TREN] Studi Baru Penularan Covid-19 pada OTG | Ancaman Virus Corona di Lebanon

Kompas.com - 08/08/2020, 05:38 WIB
Populer Tren 8 Agustus 2020 screenshootPopuler Tren 8 Agustus 2020

KOMPAS.com - Perkembangan pandemi virus corona kembali menjadi perhatian pembaca di laman Tren, setelah sebelumnya ramai dengan berita ledakan di Beirut, Lebanon.

Di antaranya pemberitaan mengenai studi baru penularan virus corona pada orang tanpa gejala (OTG).

Kemudian juga dampak pandemi virus corona pada negara-negara di dunia yang dihantam badai resesi ekonomi.

Selain itu, wacana pemberian bantuan Rp 600.000 kepada karyawan bergaji di bawah Rp 5 juta dari pemerintah.

Update kondisi pascaledakan di Beirut, Lebanon dan berita viral juga menarik pembaca.

Berikut ini berita-berita populert Tren sepanjang Jumat (7/8/2020) hingga Sabtu (8/8/2020) pagi ini yang bisa Anda ikuti:

1. Studi baru penularan Covid-19 pada OTG

Studi baru dari Korea Selatan pada Kamis (6/8/2020) menunjukkan bahwa orang yang terinfeksi virus corona membawa tingkat patogen yang sama pada hidung, tenggorokan, dan paru-paru, baik mereka yang memiliki gejala atau tidak.

Makalah yang diterbitkan di JAMA Internal Medicine ini menunjukkan bukti biologis penting untuk mendukung gagasan bahwa penderita asimptomatik atau tidak bergejala dapat menyebarkan Covid-19.

Sebuah tim peneliti yang dipimpin oleh Seungjae Lee di Fakultas Kedokteran Universitas Soonchunh, menganalisis penyeka yang diambil pada 6-26 Maret 2020 dari 303 orang yang diisolasi di sebuah pusat di Cheonan.

Selengkapnya dapat disimak di sini:

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X