Mengapa Lebih Banyak yang Menyembelih Kerbau Saat Idul Adha di Kudus?

Kompas.com - 30/07/2020, 08:03 WIB
ilustrasi kerbau shutterstockilustrasi kerbau

KOMPAS.com - Idul Adha adalah salah satu hari besar yang diperingati oleh umat Islam di seluruh dunia.

Setiap tanggal 10 Dzulhijjah dalam penanggalan Hijriyah, umat Islam diperintahkan untuk melaksanakan shalat Idul Adha dan juga melaksanakan ibadah kurban. 

Di Indonesia, dalam dalam menjalankan ibadah kurban umumnya hewan yang disembelih adalah sapi atau kambing. 

Namun, ada yang menarik dari tradisi kurban di salah satu kota di Indonesia, tepatnya di Kudus, Jawa Tengah.

Bila umumnya sapi atau kambing menjadi hewan kurban, maka di Kudus, kerbau justru menjadi hewan yang lazim dikurbankan.

Tradisi penyembelihan kerbau sendiri tidak terlepas dari sejarah penyebaran agama Islam di Kudus.

Baca juga: Hmm... Segar dan Gurihnya Soto Kudus

Berawal dari Sunan Kudus

Mengutip Harian Kompas, Minggu (20/6/1993), asal muasal tradisi ini bisa ditarik hingga awal abad ke-16, ketika Sunan Kudus yang bernama asli Ja'far Shodiq menyebarkan agama Islam di wilayah ini.

Sunan Kudus adalah salah satu dari Wali Songo, yang berusaha memelopori pentingnya kerukunan antarumat beragama.

Ini tercermin saat ia mengawali menyebarkan ajaran Islam, di tengah masyarakat Kudus yang saat itu mayoritas memeluk ajaran Hindu.

Sunan Kudus mencoba menarik simpati masyarakat dengan cara melarang atau mengimbau kepada para pengikutnya agar tidak menyembelih sapi, karena sapi merupakan hewan yang disucikan umat Hindu. 

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bantuan Kuota Kemendikbud Sudah Cair, Ini Cara Mengeceknya untuk Pelanggan Telkomsel, Tri, XL, dan Axis

Bantuan Kuota Kemendikbud Sudah Cair, Ini Cara Mengeceknya untuk Pelanggan Telkomsel, Tri, XL, dan Axis

Tren
Meski Nikmat dan Sedap, Ini Aturan Konsumsi Mi Instan

Meski Nikmat dan Sedap, Ini Aturan Konsumsi Mi Instan

Tren
Siap-siap, Cinema XXI Akan Lakukan Uji Coba Pembukaan Bioskop di 10 Kota Ini

Siap-siap, Cinema XXI Akan Lakukan Uji Coba Pembukaan Bioskop di 10 Kota Ini

Tren
INFOGRAFIK: Cara Pencairan Dana Banpres Produktif atau BLT UMKM

INFOGRAFIK: Cara Pencairan Dana Banpres Produktif atau BLT UMKM

Tren
Gadis Berusia 14 Tahun Dapat Ratusan Juta Usai Temukan Terapi Penyembuhan Covid-19

Gadis Berusia 14 Tahun Dapat Ratusan Juta Usai Temukan Terapi Penyembuhan Covid-19

Tren
5 Pandangan Para Dokter Paru untuk Vaksinasi Covid-19 di Indonesia

5 Pandangan Para Dokter Paru untuk Vaksinasi Covid-19 di Indonesia

Tren
CDC Perbarui Definisi 'Kontak Dekat' Covid-19, Siapa Saja yang Dimaksud?

CDC Perbarui Definisi "Kontak Dekat" Covid-19, Siapa Saja yang Dimaksud?

Tren
Nikon Indonesia Tutup, Bagaimana Sejarah Nikon?

Nikon Indonesia Tutup, Bagaimana Sejarah Nikon?

Tren
Melihat Kecanggihan Pesawat Mata-mata AS P-8 Poseidon yang Ditolak Masuk Indonesia

Melihat Kecanggihan Pesawat Mata-mata AS P-8 Poseidon yang Ditolak Masuk Indonesia

Tren
Daftar BLT UMKM di Kota Yogyakarta Bisa Online, Ini Link-nya!

Daftar BLT UMKM di Kota Yogyakarta Bisa Online, Ini Link-nya!

Tren
[KLARIFIKASI] Video Polisi Disebut Menyamar Jadi Mahasiswa Ditangkap Polisi Lainnya

[KLARIFIKASI] Video Polisi Disebut Menyamar Jadi Mahasiswa Ditangkap Polisi Lainnya

Tren
Viral Unggahan Pendirian Warung Makan Gratis di Klaten yang Buka Setiap Hari, Bagaimana Awal Mulanya?

Viral Unggahan Pendirian Warung Makan Gratis di Klaten yang Buka Setiap Hari, Bagaimana Awal Mulanya?

Tren
Hari Santri 2020, Momen Berjuang di Tengah Pandemi Covid-19

Hari Santri 2020, Momen Berjuang di Tengah Pandemi Covid-19

Tren
Virus Corona dan Meninggalnya Relawan Uji Vaksin Covid-19 AstraZeneca...

Virus Corona dan Meninggalnya Relawan Uji Vaksin Covid-19 AstraZeneca...

Tren
[HOAKS] Penonton Cinema XXI Wajib Keluar Tiap 30 Menit Hirup Udara Segar

[HOAKS] Penonton Cinema XXI Wajib Keluar Tiap 30 Menit Hirup Udara Segar

Tren
komentar
Close Ads X