Hari Ini dalam Sejarah: Mengenang Peristiwa Kudatuli, Sabtu Kelam 27 Juli 1996...

Kompas.com - 27/07/2020, 11:07 WIB
Kerusuhan PDI 27 Juli 1996 di Jakarta. KOMPAS/JULIAN SIHOMBINGKerusuhan PDI 27 Juli 1996 di Jakarta.
Penulis Jihad Akbar
|

KOMPAS.com - Tepat 24 tahun silam, 27 Juli 1996, Ibu Kota DKI Jakarta membara.

 

Peristiwa itu dikenang sebagai "Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli" atau Kudatuli.

Tragedi yang berawal dari konflik internal Partai Demokrasi Perjuangan (PDI).

Hari Sabtu, kala itu, terjadi peristiwa pengambilalihan paksa Kantor DPP PDI di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.

Diberitakan Harian Kompas, 13 Oktober 1996, Komnas HAM menyebutkan, berdasarkan hasil investigasi Tim Pencari Fakta menyatakan terdapat lima orang tewas dalam kerusuhan tersebut.

Selain itu, Komnas HAM juga mencatat 149 orang terluka dan 23 orang lainnya hilang. Sementara, kerugian materiil ditaksir mencapai lebih dari Rp 100 miliar.

Harian Kompas pada 29 Juli 1996 memberitakan, kerusuhan bermula saat massa pendukung Ketua Umum PDI versi Kongres Medan Soerjadi berupaya merebut paksa Kantor DPP PDI.

Mereka ditengarai tak terima dengan hasil Kongres Jakarta yang memenangkan Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum PDI.

Baca juga: PDI-P Anggap Penuntasan Kasus Kudatuli Jalan di Tempat

Sengketa kepemimpinan PDI 

Soerjadi, berdasarkan arsip Harian Kompas pada 23 Juli 1993, terpilih sebagai Ketum PDI periode 1993-1998 sekaligus ketua formatur penyusunan komposisi DPP. Ia terpilih secara aklamasi dalam Kongres Meda pada 22 Juli 1993.

Akan tetapi, tak semua kader PDI menerima keputusan Kongres Medan.

Halaman:
Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X