[HOAKS] TKI di Hongkong dan Uni Emirat Arab Terima Sumbangan Rp 275 Triliun

Kompas.com - 24/07/2020, 15:36 WIB
Ilustrasi hoaks. ThinkstockIlustrasi hoaks.
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Sebuah unggahan yang mengatasnamakan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) memberikan dana bantuan senilai total Rp 275 triliun kepada tenaga kerja Indonesia (TKI) dan tenaga kerja wanita (TKW) beredar di media sosial Facebook.

Unggahan tersebut dibagikan oleh akun Facebook yang mengaku BP2MI pada Rabu (15/7/2020).

Dalam unggahannya, disebut dana itu merupakan hasil kesepakatan antara Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), BP2MI, Pemerintah Arab Saudi, serta Pemerintah Hong Kong.

Kepala Biro Hukum dan Humas BP2MI Sukmo Yuwono menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar alias hoaks.

Baca juga: Ramai soal Thermo Gun Disebut Bahayakan Otak, Berikut Penjelasan Ahli

Narasi yang beredar

Satu akun media sosial Facebook yang mengatasnamakan BP2MI diketahui telah menyebarkan unggahan menyesatkan tersebut.

Dikatakan, BP2MI bersama Kementerian BUMN, Pemerintah Arab Saudi, serta Pemerintah Hong Kong telah menyepakati program sumbangan sebesar Rp 275 triliun.

Berikut narasi selengkapnya:

"Dalam masa pandemic covid 19 ini BP2MI bersama kementerian BUMN dan pemerintah Uni Emirat Arab serta pemerintah hongkong telah menyepakati penandatanganan pada tgl 10-06-2020 dalam program pemerintah sumbangan sebesar 275 Triliun Rupiah yang nantinya dibagikan kepada para TKI dan TKW yang berada dinegara tersebut dan untuk informasi selanjutnya silahkan hubungi stap pengurusan keuangan dengan no WhatsApp 085299068587," tulis akun Facebook tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, unggahan hoaks tersebut telah disukai lebih dari 190 kali dan dibagikan lebih dari 120 kali.

Baca juga: [HOAKS] Ajakan Tarik Uang dari Bank Sebelum Situasi Sulit

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Halaman:

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X