Kompas.com - 23/07/2020, 06:25 WIB
Tim Medis Rumah Sakit Pertamina Jaya memeriksa suhu tubuh seorang pegawai di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Rabu (4/3/2020). Pemeriksaan kondisi suhu tubuh bagi pegawai maupun tamu tersebut untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19. ANTARA FOTO/APRILLIO AKBARTim Medis Rumah Sakit Pertamina Jaya memeriksa suhu tubuh seorang pegawai di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Rabu (4/3/2020). Pemeriksaan kondisi suhu tubuh bagi pegawai maupun tamu tersebut untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19.
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa waktu lalu beredar video yang menyebutkan bahwa penggunaan termometer tembak atau thermo gun bisa merusak struktur otak.

Video yang memuat pernyataan seorang ekonom ini beredar di Youtube dan kemudian dibagikan para pengguna media sosial di berbagai platform, di antaranya Facebook.

Beberapa dokter yang dikonfirmasi dan pemerintah menyatakan bahwa informasi ini tidak benar alias hoaks.

Para ahli kedokteran disebut telah melakukan penelitian dan mendapatkan bahwa sinar infrared pada thermo gun tidak memancarkan energi atau radiasi.

Narasi yang beredar

Video yang beredar merupakan potongan wawancara antara mantan Dirut TVRI, Helmy Yahya, dengan ekonom Ichsanuddin Noorsy.

Salah satu akun yang membagikan video itu adalah @Bless4Hell666. Dalam video yang dibagikan akun ini, Noorsy menyebutkan bahwa ia menolak jika diperiksa suhu tubuh menggunakan thermo gun di bagian kepala.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau Anda mau periksa, bukan periksa kepala saya, periksa sini (menunjuk tangannya). Karena hand gun thermometer itu untuk meriksa kabel panas. Lasernya untuk meriksa laser kabel panas, bukan laser untuk temperatur manusia. Dan kita mau terima. Kita dibodohi, kita tidak tahu dampak kerusakan pada struktur otak gimana," demikian Noorsy dalam video yang beredar.

Sementara, akun @Bless4Hell666, dalam narasinya menuliskan sebagai berikut:

Ringkasan Secret Agenda di balik Covid-19

Dr. Noorsy BSc. SH. Msi dalam video ini mengatakan bahwa thermo gun menggunakan laser dan beresiko terhadap otak. Namun sebenarnya bukan hanya otak tetapi juga ada kelenjar pineal. Prosedur ditembakkan ke dahi memiliki resiko.

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Berkat konsistensinya, Kompas.com menjadi salah satu dari 49 Lembaga di seluruh dunia yang mendapatkan sertifikasi dari jaringan internasional penguji fakta (IFCN - International Fact-Checking Network). Jika pembaca menemukan Kompas.com melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN melalui tombol di bawah ini.
Laporkan
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X