Saat Pesta Pernikahan dan Wisuda Berujung Infeksi Virus Corona...

Kompas.com - 14/07/2020, 20:58 WIB
Tamu undangan memberikan ucapan selamat kepada pasangan pengantin Kumala dan Putri beserta keluarganya dengan menjaga jarak fisik saat simulasi resepsi pernikahan di masa normal baru di Hotel Royal Singosari Cendana, Surabaya, Jawa Timur, Senin (6/7/2020). Kegiatan simulasi resepsi pernikahan tersebut bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan dalam acara pernikahan guna mencegah penyebaran dan penularan COVID-19 di masa normal baru. ANTARA FOTO/MOCH ASIMTamu undangan memberikan ucapan selamat kepada pasangan pengantin Kumala dan Putri beserta keluarganya dengan menjaga jarak fisik saat simulasi resepsi pernikahan di masa normal baru di Hotel Royal Singosari Cendana, Surabaya, Jawa Timur, Senin (6/7/2020). Kegiatan simulasi resepsi pernikahan tersebut bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan dalam acara pernikahan guna mencegah penyebaran dan penularan COVID-19 di masa normal baru.

 

KOMPAS.com - Lebih dari empat bulan sejak laporan pertama virus corona di Indonesia pada awal Maret 2020 lalu, angka infeksi belum menunjukkan tanda-tanda akan melandai.

Bahkan pada Kamis (9/7/2020), Indonesia melaporkan rekor kasus harian tertinggi dengan 2.657 kasus.

Kendati demikian, aktivitas warga mulai bergeliat kembali seiring pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di berbagai daerah.

Acara-acara yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa pun mulai banyak terlihat. Namun, beberapa di antaranya justru berubah menjadi klaster baru Covid-19.

Berikut deretan pesta yang berujung pada kemunculan infeksi virus corona:

Baca juga: Lonjakan Kasus Virus Corona di Sejumlah Daerah, Perlukah PSBB Kembali Diterapkan?

Pesta wisuda di Solo

Sebanyak 25 tenaga medis di RSUD Moewardi Solo dinyatakan positif Covid-19, Senin (13/7/2020).

Mereka adalah mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, kasus tersebut diduga lantaran ada seorang mahasiswa yang mengadakan pesta kecil usai wisuda.

"Indikasi-indikasinya kemarin ada yang habis wisudaan kemudian berkumpul bareng teman-temannya. Sedikit ada pesta kecil. Nah yang begini ini kadang kita lepas kontrol," kata Ganjar, dikutip dari pemberitaan Kompas.com, 13 Juli 2020.

Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani mengatakan, dari 25 mahasiswa UNS yang terpapar Covid-19 itu 15 di antaranya berasal dari Solo.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X