Pesan untuk Kita Semua dari Temuan Kasus Covid-19 di Pesta Wisuda...

Kompas.com - 14/07/2020, 10:15 WIB
Warga berolah raga di kawasan JaIan Sudirman, Jakarta, Minggu (28/6/2020). Warga tetap berolah raga meski Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) ditiadakan di kawasan Jalan Sudirman-Thamrin dengan alasan menghindari terjadinya kerumunan warga untuk mencegah penyebaran COVID-19 ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAWarga berolah raga di kawasan JaIan Sudirman, Jakarta, Minggu (28/6/2020). Warga tetap berolah raga meski Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) ditiadakan di kawasan Jalan Sudirman-Thamrin dengan alasan menghindari terjadinya kerumunan warga untuk mencegah penyebaran COVID-19

KOMPAS.com - Kasus harian di Solo, Jawa Tengah, beberapa hari lalu bertambah 18 kasus. Angka ini merupakan tambahan kasus harian tertinggi di Solo sejak pertama kali Covid-19 terkonfirmasi di kota itu.

Banyaknya tambahan kasus ini salah satunya berasal dari kasus penularan Covid-19 yang diduga terjadi dalam sebuah pesta perayaan wisuda mahasiswa.

Seperti diberitakan Kompas.com, Senin (13/7/2020), pesta wisuda digelar oleh seorang mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo.

Diduga terjadi penularan infeksi virus corona dari pesta wisuda tersebut.

Sebanyak 25 orang tenaga medis yang merupakan mahasiswa pendidikan spesialis paru di RSUD Dr Moewardi Solo terkonfirmasi positif Covid-19.

Peristiwa ditemukannya sejumlah kasus positif yang berawal dari sebuah acara bukan pertama kali ini terjadi.

Sebelumnya, penularan Covid-19 juga terjadi pada pesta pernikahan di Semarang. Pesta ini digelar dengan tidak mengikuti protokol pencegahan Covid-19.

Akibatnya sejumlah kerabat terinfeksi, termasuk ibu salah satu mempelai meninggal dan sang ayah kritis di rumah sakit.

Baca juga: Duka Usai Pesta Pernikahan, Satu Per Satu Kerabat Positif Covid-19, Ada yang Meninggal 

Apa yang bisa dijadikan pelajaran dari dua kasus ini?

Epidemiolog Dicky Budiman menganjurkan masyarakat tidak mengadakan dan menghadiri kerumunan apa pun.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X