Virus Corona Ditemukan pada Kemasan Makanan, Bagaimana Risikonya?

Kompas.com - 12/07/2020, 13:47 WIB
Ilustrasi Covid-19 ShutterstockIlustrasi Covid-19

KOMPAS.com - Beberapa waktu lalu, Otoritas China menemukan virus corona pada kemasan udang beku impor dari Ekuador.

Akan tetapi, kepala keamanan pangan mengatakan, temuan tersebut bukan berarti virus dapat ditularkan melalui kemasan makanan.

Dikutip dari SCMP, Jumat (10/7/2020) Direktur Jenderal Biro Keamanan Pangan Impor dan Ekspor Bi Kexin menyebut enam sampel positif Covid-19 ditemukan dari hampir 223.000 sampel yang diambil dari makanan beku impor, interior dan eksterior kemasan.

Pihak berwenang pun kini banyak melakukan tes Covid-19 pada makanan impor setelah kemunculan gelombang kedua di Beijing pada pertengahan Juni 2020.

Gelombang dua infeksi di ibu kota China itu terkait dengan pasar makanan, tempat virus corona ditemukan pada papan potong yang digunakan untuk salmon impor.

Para ahli telah menegaskan bahwa ikan itu tak mungkin membawa virus.

Menurut Bi, sampel positif ditemukan di luar kemasan makanan dan bagian dalam wadah udang yang dijual oleh tiga perusahaan Ekuador.

Namun, sampel dari makanan laut dan interior kemasan menunjukkan hasil negatif.

"Hasilnya menunjukkan bahwa wadah dan pengemasan perusahaan-perusahaan ini berada di bawah risiko terkontaminasi oleh virus corona," kata dia.

Baca juga: 7 Selebritas India Ini Positif Terinfeksi Virus Corona

Manajemen keamanan makanan belum ideal 

Meski demikian, para ahli mengatakan, meskipun ini tidak berarti mereka dapat menularkan virus, tapi itu menunjukkan bahwa manajemen keamanan makanan tidak ideal. 

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X