Viral Unggahan Keluhan Asuransi Pendidikan 17 Tahun Diduga Tidak Bisa Diklaim, Ini Tanggapan AAUI

Kompas.com - 11/07/2020, 20:31 WIB
Ilustrasi asuransi FREEPIK.comIlustrasi asuransi

KOMPAS.com - Sebuah unggahan berisi informasi mengenai adanya ibu yang telah 17 tahun membayar asuransi pendidikan untuk anaknya dan tidak bisa diklaim dengan alasan perusahan asuransi akan bangkrut viral di media sosial pada Kamis (9/7/2020).

Adapun informasi tersebut ditulis oleh akun Twitter bernama Noob Investor, @ryandirachman.

"Nyokap gue, 17 tahun bayar asuransi pendidikan adek gue. Nah kemaren mau cairin tuh, eh gak bisa masa, alesannya karena mereka mau collapse.. B****** banget emang asuransi di indonesia :)" tulis akun @ryandirachman dalam twitnya.

Baca juga: Viral Unggahan soal Pacar yang Posesif, Apa Penyebab dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Baca juga: Perjalanan Jiwasraya, Pionir Asuransi Jiwa yang Kini Terseok-seok

Ia juga mengisahkan, ibunya telah menyisihkan uang Rp 250.000 sampai 17 tahun kepada pihak asuransi yang tidak disebutkan nama perusahaannya.

Namun, ketika hendak dicairkan, pihak asuransi meminta waktu tenggat selama 3 bulan untuk mencairkan dana milik orangtuanya.

"Nyokap gue tuh tipikal orang yang 'Pasrah' sambil berdoa, biar tuhan yang membalas, dia bahkan gak tau harus berbuat apa lagi.

Gue gak gitu, ini hak nyokap gue. Nanti bakalan gue perjuangin pasti uang pendidikan adek gue harus cair," tulis akun @ryandirachman.

Sejauh ini, twit tersebut telah direspons sebanyak lebih dari 18.000 kali dan telah disukai sebanyak 55.900 kali oleh pengguna Twitter lainnya.

Baca juga: Dugaan Korupsi di Asabri, Ini Deretan Kasus Asuransi Bermasalah di Indonesia

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X