Kemenag Terbitkan KMA 183 Tahun 2019 untuk Madrasah, Apa Saja yang Diatur?

Kompas.com - 11/07/2020, 20:13 WIB
Siswa kelas 9a MTs Muhammadiyah 06 Sambi Boyolali mengikuti KBM di pendapa Ponpes Muhammadiyah Nurul Huda di Boyolali, Jawa Tengah, Senin (19/11/2018). KOMPAS.com/LABIB ZAMANISiswa kelas 9a MTs Muhammadiyah 06 Sambi Boyolali mengikuti KBM di pendapa Ponpes Muhammadiyah Nurul Huda di Boyolali, Jawa Tengah, Senin (19/11/2018).
Penulis Mela Arnani
|

KOMPAS.com - Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) akan menggunakan kurikulum baru untuk Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab pada tahun pembelajaran 2020/2021.

Adapun ajaran baru di MI, MTs, dan MA akan dimulai pada 13 Juli 2020 mendatang.

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah A Umar menjelaskan, Kementerian Agama ( Kemenag) telah menerbitkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 183 Tahun 2019 tentang Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab di Madrasah.

Baca juga: Ramai soal Pembatalan Diskon UKT bagi Mahasiswa PTKIN, Ini Penjelasan Kemenag

Menurut dia, implementasi didasarkan pada KMA Nomor 184 Tahun 2019.

Kedua KMA tersebut akan diberlakukan secara serentak di semua tingkatan kelas pada tahun pelajaran 2020/2021.

" KMA 183 tahun 2019 ini akan menggantikan KMA 165 tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab pada Madrasah," papar Umar.

Baca juga: Berikut Protokol Layanan Nikah Kemenag untuk Cegah Penyebaran Virus Corona

Kurikulum baru

Foto : Siswa-siswi dan guru melaksanakan proses KBM di teras Masjid Baburahman dan rumah warga, Kamis (9/1/2020).KOMPAS.COM/NANSIANUS TARIS Foto : Siswa-siswi dan guru melaksanakan proses KBM di teras Masjid Baburahman dan rumah warga, Kamis (9/1/2020).

Dengan berlakunya dua KMA tersebut, berarti KMA Nomor 165 Tahun 2014 tidak akan berlaku lagi.

Meskipun begitu, pembelajaran PAI dan Bahasa Arab pada KMA Nomor 183 Tahun 2019 akan sama dengan KMA Nomor 165 Tahun 2016, di mana mata pelajarannya mencakup Quran Hadist, Aqidah Akhlak, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), dan Bahasa Arab.

Ia menyampaikan, kurikulum baru yang diterapkan dapat mendorong pembelajaran di madrasah menjadi lebih dinamis, kreatif, dan inovatif.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X