Desakan WHO, Penyebaran Virus Corona, dan Tingginya Kasus Covid-19 di AS...

Kompas.com - 11/07/2020, 14:05 WIB
Foto yang dirilis pada 23 Februari 2017 menunjukkan staf bekerja di kandang tikus (kanan) di dalam laboratorium P4 di Wuhan, China. Media China menawarkan tayangan sekilas mengenai laboratorium yang dituding sebagai pusat menyebarnya Covid-19. AFP PHOTO/JOHANNES EISELEFoto yang dirilis pada 23 Februari 2017 menunjukkan staf bekerja di kandang tikus (kanan) di dalam laboratorium P4 di Wuhan, China. Media China menawarkan tayangan sekilas mengenai laboratorium yang dituding sebagai pusat menyebarnya Covid-19.
Penulis Mela Arnani
|

KOMPAS.com - Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) telah mendesak negara-negara yang bergulat dengan coronavirus untuk meningkatkan langkah-langkah pengendalian.

WHO mengatakan bahwa masih mungkin untuk mengendalikan virus, karena beberapa negara menekan pembatasan baru pada warganya.

Melansir CNA (11/7/2020), dengan jumlah kasus di seluruh dunia mencapai lebih dari dua kali lipat dalam enam minggu terakhir, Uzbekistan kembali melakukan penguncian pada Jumat (10/7/2020).

Baca juga: Indonesia Disebut Masuk Fase Berbahaya, Kapan Pandemi Akan Berakhir?

Sementara itu, Hong Kong mengungkapkan bahwa sekolah akan ditutup mulai Senin (13/7/2020), setelah kota itu mencatat pertumbuhan eksponensial dalam infeksi yang ditularkan secara lokal.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus meminta negara-negara untuk mengadopsi pendekatan agresif, menyoroti Italia, Spanyol, Korea Selatan dan daerah kumuh terbesar India untuk menunjukkan bahwa mungkin menghentikan penyebaran virus, tidak peduli seberapa buruk wabahnya.

Komentar badan kesehatan itu muncul ketika Presiden AS Donald Trump terpaksa membatalkan rapat umum pemilihan umum di New Hampshire, dengan alasan badai yang mendekat.

Trump telah mendorong untuk mengadakan pertemuan besar terhadap saran kesehatan ketika ahli epidemiologi memperingatkan bahaya yang ditimbulkan oleh virus yang bergerak di udara dalam ruangan yang penuh dan terbatas.

 Baca juga: Kilas Balik Pernyataan WHO soal Penyebaran Virus Corona di Udara: Dulu Dibantah, Kini Diakui

Membalikkan pandemi

2 ASN Positif Covid-19, Puluhan Pegawai di Kantor Capil dan Sekprov Sulbar di Rapid TesKOMPAS.COM/JUNAEDI 2 ASN Positif Covid-19, Puluhan Pegawai di Kantor Capil dan Sekprov Sulbar di Rapid Tes

Pada kunjungan ke Florida pada Jumat lalu, Trump menyerang Beijing atas pandemi yang terjadi.

"Hubungan (dengan) China sangat rusak. Mereka bisa menghentikan wabah. Mereka tidak menghentikannya," kata dia seperti dilansir dari CNA.

Halaman:
Baca tentang

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X