Update Virus Corona 10 Juli 2020: 12,3 Juta Orang Terinfeksi, Ini 5 Negara dengan Kasus Tertinggi

Kompas.com - 10/07/2020, 07:21 WIB
. Shutterstock.

WHO telah memperingatkan bahwa pandemi masih jauh dari kata selesai. Penelitian mengenai vaksin pun marak dilakukan di berbagai negara.

Tempat wisata Spanyol

Melansir CNA, 10 Juli 2020, wisatawan di dua tempat wisata populer di Spanyol yaitu Kepulauan Balearic Spanyol dan Catalonia diwajibkan mengenakan masker.

Dua tempat ini mengalami nasib berbeda selama pandemi corona. 

Catalonia mencatat korban meninggal tertinggi kedua di negara itu, sementara Kepulauan Balearic sebagian besar korban meninggal dapat dihindarkan.

Kepala daerah Balearic Francina Armengol menggambarkan situasi di kepulauan itu berada di bawah kendali, tapi orang-orang terus diingatkan ancama bahaya virus. 

Baca juga: Rekor 2.657 Kasus Baru Covid-19, Berikut 3 Cara Menekan Laju Penyebaran Virus Corona

Spanyol disebut mampu meredam wabah virus corona di Eropa dengan lebih dari 28.000 kematian, namun beberapa kasus telah terdeteksi dalam beberapa hari terakhir, mendorong penguncian lokal di Catalonia dan wilayah Galicia.

Di Catalonia dan Kepulauan Balearic, semua orang yang berusia enam tahun ke atas harus memakai masker. Bagi pelanggar aturan akan dikenai denda 100 euro.

Meski begitu, terdapat beberapa pengecualian penggunaan masker, seperti saat berolahraga, berenang, dan berjemur di pantai.

Sindrom kelelahan

Pakar penyakit menular AS Dr. Anthony Fauci menyebutkan bahwa beberapa orang yang terinfeksi virus corona dapat mengalami sindrom kelelahan jangka panjang.

"Mungkin ada sindrom pasca-virus yang terkait dengan Covid-19," ujar Fauci dikutip dari CNN (10/7/2020).

Fauci mengatakan gejala sindrom tersebut menyerupai yang terlihat pada pasien dengan myalgic encephalomyelitis, atau ME, yang dulu dikenal sebagai sindrom kelelahan kronis.

Menurut Fauci, sejumlah besar orang yang pulih dari Covid-19 setelah beberapa minggu memiliki sindrom pasca-virus yang dalam banyak hal melumpuhkan mereka selama berminggu-minggu. 

"Ada grup obrolan yang baru saja Anda klik dan melihat orang-orang yang pulih benar-benar tidak kembali normal," tambah Fauci.

Dia menyebut, sejumlah orang melaporkan gejala-gejala seperti kabut otak, kesulitan berkonsentrasi dan kelelahan yang menyerupai gejala-gejala ME setelah sembuh dari infeksi corona.

Baca juga: Ada Bukti Virus Corona Menyebar di Udara, Ini yang Harus Kita Waspadai

Halaman:

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X