Gunung Merapi Disebut Alami Penggembungan, Berikut Analisis BPPTKG

Kompas.com - 09/07/2020, 14:34 WIB
Erupsi Gunung Merapi terlihat dari Sawit, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (21/6/2020). Berdasarkan data pengamatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), terjadi erupsi Gunung Merapi pada pukul 09.13 WIB dengan aplitudo 75 mm, durasi 328 detik dan tinggi kolom erupsi kurang lebih 6.000 meter dari puncak. ANTARA FOTO/ALOYSIUS JAROT NUGROErupsi Gunung Merapi terlihat dari Sawit, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (21/6/2020). Berdasarkan data pengamatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), terjadi erupsi Gunung Merapi pada pukul 09.13 WIB dengan aplitudo 75 mm, durasi 328 detik dan tinggi kolom erupsi kurang lebih 6.000 meter dari puncak.

KOMPAS.com - Salah satu akun media sosial Twitter mengunggah postingan dengan narasi Gunung Merapi mengalami penggembungan.

Pemilik akun Twitter tersebut adalah @RamaYenti.

Selain itu, terdapat narasi bahwa warga yang berada di lereng Gunung Merapi diminta untuk waspada.

"Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi ( BPPTKG) menyebut terjadi penggembungan pada puncak Gunung Merapi akibat aktivitas magma di dalamnya. Warga yang tinggal di lereng Merapi diminta terus mewaspadai," tulis akun tersebut.

Baca juga: Erupsi Merapi dan Sejarah Letusannya...

Lantas, benarkah Gunung Merapi mengalami penggembungan?

Konfirmasi Kompas.com

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta membenarkan Gunung Merapi mengalami perubahan pada tubuhnya.

Kepala Seksi Gunung Merapi BPPTKG, Agus Budi Santoso menjelaskan, Gunung Merapi mengalami penggembungan 0,5 sentimeter per hari.

"Ini masih kecil," kata Agus saat dihubungi Kompas.com, Kamis (9/7/2020).

Adanya penggembungan tersebut, imbuhnya merupakan salah satu pertanda adanya magma yang naik ke permukaan.

Baca juga: Jadi Trending Topic, Berikut Catatan Erupsi Merapi di 2020

Agus memaparkan, penggembungan pada tubuh Merapi saat ini terjadi setelah letusan 21 Juni 2020 lalu.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X