Anggota Polri di Jawa Timur Disebut Terkenal Banyak yang Selingkuh, Apa yang Terjadi dan Mengapa?

Kompas.com - 08/07/2020, 12:05 WIB
Kabag Penegakan Hukum Biro Provost Mabes Polri Kombes Budi P saat mendatangi Mapolres Probolinggo Kota, Selasa (7/7/2020). Budi mengatakan bahwa kasus perselingkuhan yang melibatkan polisi di Jatim tertinggi di Indonesia. KOMPAS.com/A. FaisolKabag Penegakan Hukum Biro Provost Mabes Polri Kombes Budi P saat mendatangi Mapolres Probolinggo Kota, Selasa (7/7/2020). Budi mengatakan bahwa kasus perselingkuhan yang melibatkan polisi di Jatim tertinggi di Indonesia.

KOMPAS.com - Persoalan kawin cerai hingga perselingkuhan menjadi sebuah fenomena tersendiri, tidak hanya di Indonesia.

Perselingkuhan adalah salah satu masalah laten, yang kerap menganggu banyak hubungan asmara, bahkan keluarga dari seluruh lapisan masyarakat.

Baru-baru ini, fenomena polisi yang selingkuh banyak terjadi di Jawa Timur. Mereka tersebar di Madiun, Kediri, Blitar. Malang, dan daerah lainnya.

Baca juga: Viral, Video Pria Ancam Polisi yang Akan Bubarkan Judi Sabung Ayam di Toraja Utara

Menurut Kabag Penegakan Hukum Biro Provost Mabes Polri Kombes Budi P adanya fenomena perselingkungan anggota Polri di Jawa Timur tersebut dilaporkan langsung oleh para istri sah.

"Perlu diketahui bahwa anggota Polri di wilayah Polda Jatim, di Mabes itu terkenal dengan banyaknya anggota yang selingkuh," ujarnya seperti diberitakan Kompas.com, Selasa (7/7/2020).

Namun Budi tidak merinci jumlah pasti kasus perselingkungan tersebut. 

Baca juga: Video Viral Supeltas Difabel Berseragam Polisi di Ciledug, Ini Ceritanya...

Lantas apa sebab dan mengapa seseorang bisa selingkuh?

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X