Ramai soal Video Berjubelnya Para Pendaki di Gunung Lawu, Ini Penjelasannya...

Kompas.com - 05/07/2020, 20:26 WIB
Gunung Lawu kembali bertopi  Rabu pagi Sejumlah warga menyaksikan fenomena Gunung Lawu bertopi dari pukul 0600 WIB hingga pukul 0700 WIB. Topi awan di Atas Gunung Lau berbentuk baret. KOMPAS.COM/SUKOCOGunung Lawu kembali bertopi Rabu pagi Sejumlah warga menyaksikan fenomena Gunung Lawu bertopi dari pukul 0600 WIB hingga pukul 0700 WIB. Topi awan di Atas Gunung Lau berbentuk baret.

Pembatasan jumlah pendaki

Dihubungi secara terpisah, Koordinator Lapangan Bidang Destinasi Dinas Pariwisata dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar Sunardi juga memberikan keterangan senada.

"Betul, itu pendakian via Cetho, tetapi video itu diambil saat ada rombongan dari Sragen sejumlah 110 pendaki dan 25 orang pendamping, ditambah antre pengecekan perlengkapan dan briefing sehingga terjadi kemacetan di depan loket Candi Cetho," jelasnya saat dihubungi Kompas.com, Minggu (5/7/2020).

Sunardi mengakui terjadinya lonjakan saat itu karena kedatangan rombongan tersebut.

"Kalau Sabtu, weekend kan memang ada peningkatan dan kebetulan juga saat itu ditambah rombongan 135 orang itu," tambahnya lagi.

Baca juga: Rekomendasi Tempat Wisata di Pacitan dengan Tarif Masuk Hanya Rp 5.000

Adapun protokol Covid-19, Sunardi menyebut bahwa implementasi ketat masih terus dilakukan ditambah dengan pembatasan jumlah pendaki.

"Akhirnya, kemarin koordinasi dengan pihak Perhutani dan Pemda, kami batasi 500 per hari. Protokol lainnya masih sama, hanya dulu belum ada batasan karena biasanya landai-landai sebelum Covid hanya 300-400 pendaki," ujarnya.

Ia menduga bahwa lonjakan yang terjadi juga disebabkan oleh pendaki gunung yang lama tidak dapat mendaki dan baru beberapa gunung yang dibuka, termasuk Gunung Lawu.

Baca juga: Kisah Penaklukan Pertama Everest, Gunung Tertinggi di Dunia

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X