Mengapa TikTok Begitu Digandrungi dan Bahkan Membuat Kecanduan?

Kompas.com - 05/07/2020, 20:05 WIB
capture video tiktok 3 perempuan menari India di Jembatan Suramadu. KOMPAS.COM/A. FAIZALcapture video tiktok 3 perempuan menari India di Jembatan Suramadu.

KOMPAS.com - Saat ini TikTok menjadi salah satu platform media sosial yang paling banyak digandrungi masyarakat.

Ajaibnya, aplikasi yang banyak menawarkan tantangan menari dan lypsinc video parodi ini tidak hanya diminati kalangan muda sebagaimana Instagram dan Twitter, namun juga mereka kalangan dengan usia lebih dewasa.

Mengutip Forbes, 18 Januari 2020 aplikasi buatan perusahaan startup China ini sepanjang 2019 kemarin memiliki penambahan 682 juta pengguna baru yang rata-rata bermain TikTok selama 50 menit dalam seharinya.

Baca juga: Seorang Wanita Mengaku Terkena Sindrom TikTok, Apa Kata Psikiater?

Tidak hanya memiliki banyak pengguna, TikTok juga mampu membuat penggunanya melakukan berbagai macam cara demi sukses atau terlihat keren dalam memainkan sebuah tantangan.

Banyak yang mencapai tujuan itu dengan cara yang wajar, namun tidak sedikit juga yang melakukannya dengan cara yang berbahaya atau bahkan melanggar hukum, sebagaimana tiga orang perempuan yang berjoget membuat video TikTok di jembatan Suramadu, Surabaya.

Baca juga: 5 Faktor Mengapa Game Bisa Membuat Kecanduan Pemainnya

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X