Mengenal Code Atma, Game Buatan Anak Negeri yang Hadirkan Sosok Kuntilanak, Jelangkung hingga Genderuwo

Kompas.com - 01/07/2020, 09:41 WIB
Game tokoh setan AgateGame tokoh setan

KOMPAS.com - Inovasi dunia game kembali datang dari anak negeri. Baru-baru ini, pengembang game lokal Agate, bekerja sama dengan Telkom, Melon dan Boolean meluncurkan game untuk perangkat mobile berjudul Code Atma.

Game berjenis idle RPG ini, bertema tentang dunia mistis Indonesia dan menampilkan tokoh-tokoh setan nusantara yang diberi sebutan Atma.

Para Atma ini adalah hantu-hantu lokal yang terdiri dari karakter Kuntilanak, Jelangkung serta Genderuwo.

Baca juga: 5 Faktor Mengapa Game Bisa Membuat Kecanduan Pemainnya

Melansir dari Playstore Code Atma, nantinya para pemain yang disebut dengan seeker akan memakai senjata berupa aplikasi di dalam game yang akan digunakan untuk berkomunikasi dan bergabung dalam sebuah perang mistis.

Dengan aplikasi misterius itu, para seeker akan bertahan dan berperang melawan para hantu.

“Kami berharap, game ini dapat mengenalkan budaya dan kisah Indonesia melalui makhluk mistis yang dimiliki oleh Indonesia. Kami juga berharap game ini bisa menjadi salah satu kebanggaan Indonesia,” ujar CEO Agate, Arief Widhiyasa kepada Kompas.com, baru-baru ini.

Baca juga: 5 Youtuber Terkaya di Dunia yang Mengelola Channel Game

Sensasi berpetualang di dunia gelap

Game Code Atma ini nantinya akan menggabungkan zaman lampau dengan teknologi kontemporer yang memberikan sensasi berpetualang d dunia yang gelap dan misterius.

Dalam game ini ada lebih dari 40 Atma yang dimunculkan berdasarkan mitologi dan legenda Indonesia.

Jika pemain ingin memainkan game dengan santai tanpa takut kalah saat melawan para setan, maka pemain dapat offline dan keluar.

Baca juga: Mengenal Permainan Aksara Jawa CARAKAN Ciptaan Mahasiswa UNS yang Juara di Singapura

Game Code Atma menggunakan teknologi idle RPG yang dilengkapi narasi yang bisa dinikmati di setiap pertarungannya.

“Indonesia harus bisa menjadi tuan rumah untuk game di Indonesia. Inisiatif Oolean ini ingin menunjukkan bahwa developer game Indonesia kini mampu bersaing dengan developer game negara lain sehingga bisa menyemangati developer game lokal lainnya untuk membangun game yang bisa diminati gamer Indonesia, bahkan ke depannya juga untuk pasar global,” ujar Joddy Hernady, EVP Digital and Next Business PT Telekomunikasi Indonesia.

Game Code Atma ini dapat dimainkan dengan smartphone platform Android dan akan segera menyusul untuk produk iOS.

Game ini rilis pada 25 Juni 2020.

Untuk mengunduh game ini dapat diakses melalui link https://play.google.com/store/apps/details?id=com.agate.bpm

Saat mengunduh game ini pastikan pengaturan menggunakan bahasa Indonesia. 

Game ini sendiri dikembangkan sejak April 2019.

Baca juga: Melihat Dua Drone Canggih Turki, Pengubah Permainan di Suriah


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Corona Dunia 22 Oktober: AS Ingin Percepat Pengadaan Vaksin | Menkes Jerman Positif Covid-19

Update Corona Dunia 22 Oktober: AS Ingin Percepat Pengadaan Vaksin | Menkes Jerman Positif Covid-19

Tren
Situasi Memburuk, Spanyol Catatkan 1 Juta Kasus Covid-19

Situasi Memburuk, Spanyol Catatkan 1 Juta Kasus Covid-19

Tren
346 Ahli Memprediksi Sepeda dan Bus Akan Jadi Alat Transportasi Dominan di Perkotaan

346 Ahli Memprediksi Sepeda dan Bus Akan Jadi Alat Transportasi Dominan di Perkotaan

Tren
Besok Batas Akhir Peserta Kartu Prakerja Gelombang 9 Beli Pelatihan

Besok Batas Akhir Peserta Kartu Prakerja Gelombang 9 Beli Pelatihan

Tren
Google Adakan Kelas Gratis Terkait Bisnis Online hingga Jasa, Ini Informasinya

Google Adakan Kelas Gratis Terkait Bisnis Online hingga Jasa, Ini Informasinya

Tren
[POPULER TREN] Mau BLT UMKM Rp 2,4 Juta? Ini Caranya | Viral Jargon 'Tarik Sis, Semongko'

[POPULER TREN] Mau BLT UMKM Rp 2,4 Juta? Ini Caranya | Viral Jargon "Tarik Sis, Semongko"

Tren
Ilmuwan Belanda Menemukan Organ Baru di Dalam Kepala Manusia, Apa Itu?

Ilmuwan Belanda Menemukan Organ Baru di Dalam Kepala Manusia, Apa Itu?

Tren
WHO Ingatkan Pentingnya Karantina untuk Kendalikan Pandemi Corona

WHO Ingatkan Pentingnya Karantina untuk Kendalikan Pandemi Corona

Tren
Jargon 'Tarik Sis, Semongko' Kini Viral, Bagaimana Tanggapan Pencetusnya?

Jargon "Tarik Sis, Semongko" Kini Viral, Bagaimana Tanggapan Pencetusnya?

Tren
Demo Thailand Masih Berjalan, Ini Imbauan Kemenlu untuk WNI di Bangkok

Demo Thailand Masih Berjalan, Ini Imbauan Kemenlu untuk WNI di Bangkok

Tren
Tekan Beban Operasional, Cathay Pasific Airways Berhentikan 5.900 Pekerja

Tekan Beban Operasional, Cathay Pasific Airways Berhentikan 5.900 Pekerja

Tren
Soal Cek Suhu Tubuh di Tangan, Efektifkah?

Soal Cek Suhu Tubuh di Tangan, Efektifkah?

Tren
Mengenal Motif Batik Megamendung yang Ada di Masker PM Jepang

Mengenal Motif Batik Megamendung yang Ada di Masker PM Jepang

Tren
Penyaluran Subsidi Gaji ke 150.000 Pekerja Terkendala Data Tak Valid, Bagaimana Solusinya?

Penyaluran Subsidi Gaji ke 150.000 Pekerja Terkendala Data Tak Valid, Bagaimana Solusinya?

Tren
Sempat Dihentikan, Uji Coba Vaksin Corona AstraZeneca Akan Dilanjutkan

Sempat Dihentikan, Uji Coba Vaksin Corona AstraZeneca Akan Dilanjutkan

Tren
komentar
Close Ads X