Angka Kematian Harian di New York sebagai Pusat Wabah Covid-19 di AS, Menurun

Kompas.com - 29/06/2020, 13:36 WIB
Gambar yang diambil dari drone menunjukkan pekerja sedang menggali kuburan massal di Hart Island, New York, untuk memakamkan para korban meninggal akibat virus corona. Foto diambil pada 9 April 2020. LUCAS JACKSON/REUTERSGambar yang diambil dari drone menunjukkan pekerja sedang menggali kuburan massal di Hart Island, New York, untuk memakamkan para korban meninggal akibat virus corona. Foto diambil pada 9 April 2020.

KOMPAS.com - New York dikenal menjadi salah satu pusat wabah Covid-19 di Amerika Serikat sejak pandemi ini terjadi.

Jumlah kasus infeksi di negara bagian itu terbilang pernah mencapai angka yang sangat tinggi.

Dalam satu hari, berdasarkan data Worldometer, kasus positif yang terkonfirmasi pernah mencapai 11.661 kasus pada 15 April 2020. Sementara angka kematian tertinggi ada di angka 1.025 kasus pada 17 April 2020.

Namun, melansir NBC New YorkSenin (29/6/2020), otoritas kesehatan negara bagian ini menyebut angka kematian harian di wilayah ini pada Sabtu (27/6/2020) hanya terdapat 5 kasus.

Angka ini disebut menjadi jumlah kematian terendah di wilayah itu jika merujuk laporan dari pemerintah setempat yang masuk sejak 15 Maret lalu.

Ini menjadi angka kematian satu digit pertama di sana sejak pandemi terjadi.

Grafik kasus kematian harian di New YorkLaman resmi pemerintahan New York Grafik kasus kematian harian di New York

Baca juga: Bertelanjang dan Tanpa Masker, Kaum Muda New York Berjemur di Central Park

Khawatir jumlah kasus kembali naik

Data ini tentu menjadi catatan baik untuk proses penanganan wabah di wilayah yang dijuluki sebagai The Big Apple ini.

Namun Gubernur New York, Andrew Cuomo mengkhawatirkan kasus di wilayahnya akan kembali naik karena transmisi virus yang terjadi antar warga AS yang datang dari negara bagian lain.

"Saya sekarang takut akan penyebaran yang datang dari masyarakat negara bagian lain, karena kami (AS) adalah satu negara dan orang-orang bebas bepergian. Saya khawatir tingkat infeksi di negara-negara lain akan kembali ke New York dan menaikkan tingkat itu lagi," kata Cuomo. 

Menyikapi angka kasus yang terus menurun, sejumlah negara bagian, termasuk New York, memang sudah berencana kembali membuka wilayahnya dari kuncian.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X