Mengenal Tepi Barat, Wilayah yang Ingin Dianeksasi oleh Israel

Kompas.com - 29/06/2020, 08:04 WIB
Warga Palestina melakukan shalat berjamaah selama protes terhadap rencana Israel untuk mencaplok (aneksasi) bagian-bagian inisiatif Timur Tengah di Tepi Barat dan Presiden AS A. Donald Trump di Lembah Jordan, Jumat, 19 Juni 2020. AP/Majdi MohammedWarga Palestina melakukan shalat berjamaah selama protes terhadap rencana Israel untuk mencaplok (aneksasi) bagian-bagian inisiatif Timur Tengah di Tepi Barat dan Presiden AS A. Donald Trump di Lembah Jordan, Jumat, 19 Juni 2020.

KOMPAS.com - Konflik Palestina-Israel kembali memanas setelah rencana Perdana Menteri Netanyahu untuk menganeksasi wilayah Tepi Barat pada 1 Juli mendatang.

Rencana itu pun menuai banyak kecaman dari berbagai negara, khususnya negara Arab.

Jika aneksasi itu benar-benar terjadi, Palestina bakal mendeklarasikan negara independen, sementara Hamas siap mengobarkan peperangan.

Seperti apa wilayah Tepi Barat hingga membuat Israel ingin mencaploknya?

Tepi Barat atau West Bank merupakan bekas wilayah mandat Britania di Palestina yang diduduki oleh Israel usai Perang Enam Hari 1967.

Selain Tepi Barat, Israel juga menduduki dua wilayah penting lain setelah memenangi perang itu, yaitu Dataran Tinggi Golan di Suriah dan Gaza yang dulu dikuasai Mesir.

Dilansir dari BBC, Kamis (25/6/2020), Tepi Barat dihuni oleh sekitar 2,1 juta sampai 3 juta warga Palestina.

Wilayah itu (selain Yerussalem Timur) juga menjadi rumah bagi sekiar 430.000 warga Yahudi Isael yang tinggal di 132 permukiman dan dibangun di bawah pendudukan Israel.

Baca juga: Suara dari Tepi Barat: Saya Susun 10 Bata Saja, Israel Pasti Akan Menghancurkannya

Sekitar 60-80 persen wilayah Tepi Barat merupakan lahan pertanian dengan hasil perkebunan buah-buahan dan sayuran.

Kesuburan itu tak lepas dari keberadaan Lembah Jordan yang mencakup 25 persen dari wilayah Tepi Barat.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X