Pemprov DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja di 5 Posisi, Tertarik?

Kompas.com - 27/06/2020, 13:41 WIB
Ilustrasi Tenaga Kerja SHUTTERSTOCK.com/SORN340 IMAGESIlustrasi Tenaga Kerja


KOMPAS.com - 
Badan Pendapatan dan Retribusi Daerah Provinsi (BPRD) DKI Jakarta membuka lowongan pekerjaan untuk sejumlah posisi.

Informasi ini disampaikan melalui berbagai kanal media sosial resmi milik BPRD DKI Jakarta, seperti Twitter @HumasPajakJkt, Instagram @humaspajakjakarta, dan situs resmi di https://bprd.jakarta.go.id/sensus

Adapun pendaftaran dari lowongan ini telah dibuka sejak kemarin, Jumat (26/6/2020).

Berdasarkan unggahan tersebut, ada 5 jenis posisi yang dibuka pada lowongan kali ini, yaitu:

  • Manajer Proyek
  • Pemetaan Studio
  • Pemetaan Lapangan
  • Manajemen Proyek
  • Administrasi

Baca juga: PSMK Kemendikbud: Info Lowongan Kerja Minggu Keempat Juni 2020l

Kualifikasi kebutuhan

Ada dua jenis tim yang dibutuhkan melalui pembukaan lowongan pekerjaan ini, yaitu tim manajemen data spasial dan tim pemetaan lapangan.

Untuk tim manajemen data spasial, berikut adalah kualifikasinya:

Project Manager

  • Minimal Lulusan S1 Teknik Geodesi/Teknik Geomatika/Teknik Geodesi-Geomatika/Geografi
  • Berpengalaman minimal 5 tahun dalam bidang sistem informasi geografis
  • Diutamakan memiliki sertifikat profesi di bidang pemetaan dan sejenisnya
  • Diutamakan memiliki Surat Referensi
  • Diutamakan memiliki laptop dan smartphone Android untuk bekerja
  • Diutamakan menggunakan kendaraan pribadi untuk bekerja
  • Diutamakan berdomisili di wilayah DKI Jakarta atau setidaknya di wilayah Bodetabek

Baca juga: LKPP Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3 Teknik Informatika

Regional Manager

  • Minimal Lulusan S1 Teknik Geodesi/Teknik Geomatika/Teknik Geodesi-Geomatika/Geografi /Survei dan Pemetaan/Teknik Sipil/Teknik Arsitektur/Planologi/Kehutanan/Pertanian/Geologi/Geofisika/Matematika/Teknik Informatika/Sistem Informasi/Ilmu Komputer
  • Berpengalaman minimal 3 tahun dalam bidang sistem informasi geografis
  • Diutamakan memiliki sertifikat profesi di bidang pemetaan dan sejenisnya
  • Diutamakan memiliki Surat Referensi
  • Diutamakan memiliki laptop dan smartphone Android untuk bekerja
  • Diutamakan menggunakan kendaraan pribadi untuk bekerja
  • Diutamakan berdomisili di wilayah DKI Jakarta atau setidaknya di wilayah Bodetabek

Baca juga: Info Lowongan Kerja Lulusan SMA dan S1 di Astra Honda

GIS Analyst

  • Minimal Lulusan S1 Teknik Geodesi/Teknik Geomatika/Teknik Geodesi-Geomatika/Geografi/Survei dan Pemetaan/Teknik Sipil/Teknik Arsitektur/Planologi/Kehutanan/Pertanian/Geologi/Geofisika/Matematika/Teknik Informatika/Sistem Informasi/Ilmu Komputer
  • Berpengalaman minimal 1 tahun dalam bidang sistem informasi geografis
  • Diutamakan memiliki sertifikat profesi di bidang pemetaan dan sejenisnya
  • Diutamakan memiliki Surat Referensi
  • Diutamakan memiliki laptop dan smartphone Android untuk bekerja
  • Diutamakan menggunakan kendaraan pribadi untuk bekerja
  • Diutamakan berdomisili di wilayah DKI Jakarta atau setidaknya di wilayah Bodetabek

Administrator

  • Minimal S1 Semua Jurusan
  • Diutamakan berpengalaman bekerja
  • Diutamakan memiliki Surat Referensi
  • Diutamakan memiliki laptop dan smartphone Android untuk bekerja
  • Diutamakan menggunakan kendaraan pribadi untuk bekerja
  • Diutamakan berdomisili di wilayah DKI Jakarta atau setidaknya di wilayah Bodetabek

Baca juga: Lowongan Kerja Minggu Ketiga Juni 2020 dari PSMK Kemendikbud

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER TREN] Mengenal Apa Itu Bintang Mahaputera Nararya | Rincian Pokok Materi Tes SKB CPNS 2019

[POPULER TREN] Mengenal Apa Itu Bintang Mahaputera Nararya | Rincian Pokok Materi Tes SKB CPNS 2019

Tren
Amonium Nitrat Sebabkan Ledakan Lebanon, Negara Mana yang Masih Menyimpan?

Amonium Nitrat Sebabkan Ledakan Lebanon, Negara Mana yang Masih Menyimpan?

Tren
20 Juta Orang Terinfeksi, Ini Update 6 Kandidat Vaksin Corona di Dunia

20 Juta Orang Terinfeksi, Ini Update 6 Kandidat Vaksin Corona di Dunia

Tren
Belajar dari Kasus Nenek di Indramayu, Bagaimana Pertolongan Pertama Saat Disembur Ular?

Belajar dari Kasus Nenek di Indramayu, Bagaimana Pertolongan Pertama Saat Disembur Ular?

Tren
Apakah Karyawan Kontrak Dapat Bantuan Rp 600.000 Per Bulan? Ini Jawaban BPJS Ketenagakerjaan

Apakah Karyawan Kontrak Dapat Bantuan Rp 600.000 Per Bulan? Ini Jawaban BPJS Ketenagakerjaan

Tren
Simak, Ini Waktu dan Cara Melihat Hujan Meteor Perseid pada 12-13 Agustus

Simak, Ini Waktu dan Cara Melihat Hujan Meteor Perseid pada 12-13 Agustus

Tren
Sepekan Ledakan Lebanon, Apa Saja Fakta yang Diketahui Sejauh Ini?

Sepekan Ledakan Lebanon, Apa Saja Fakta yang Diketahui Sejauh Ini?

Tren
Jangan Lari hingga Pura-pura Mati, Ini Langkah Penyelamatan Diri Saat Bertemu Beruang

Jangan Lari hingga Pura-pura Mati, Ini Langkah Penyelamatan Diri Saat Bertemu Beruang

Tren
Selain Fadli Zon dan Fahri Hamzah, Ini Penerima Bintang Mahaputera Nararya sejak 2005

Selain Fadli Zon dan Fahri Hamzah, Ini Penerima Bintang Mahaputera Nararya sejak 2005

Tren
127.083 Kasus Covid-19 di Indonesia dan Kewaspadaan Kita...

127.083 Kasus Covid-19 di Indonesia dan Kewaspadaan Kita...

Tren
Perusahaan BUMN Ini Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA dan SMK

Perusahaan BUMN Ini Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA dan SMK

Tren
Update CPNS 2019: Ini Rincian Materi Pokok SKB CPNS

Update CPNS 2019: Ini Rincian Materi Pokok SKB CPNS

Tren
Bagaimana Catatan Penanganan Virus Corona di Bawah Komite Covid-19?

Bagaimana Catatan Penanganan Virus Corona di Bawah Komite Covid-19?

Tren
[KLARIFIKASI] Penjelasan Lengkap BMKG soal Awan di Meulaboh yang Disebut seperti Tsunami

[KLARIFIKASI] Penjelasan Lengkap BMKG soal Awan di Meulaboh yang Disebut seperti Tsunami

Tren
Pandemi Covid-19, Apa Saja Dampak pada Sektor Ketenagakerjaan Indonesia?

Pandemi Covid-19, Apa Saja Dampak pada Sektor Ketenagakerjaan Indonesia?

Tren
komentar
Close Ads X