Peringatan WHO, Risiko Infeksi Covid-19, dan Ancaman Gelombang Kedua Virus Corona...

Kompas.com - 25/06/2020, 20:45 WIB
Anggota Garda Nasional berjaga dekat kendaraan mereka selama aksi protes di Gedung Putih, menyikapi tewasnya George Floyd, pada 6 Juni 2020. REUTERS PHOTO/Lucas JacksonAnggota Garda Nasional berjaga dekat kendaraan mereka selama aksi protes di Gedung Putih, menyikapi tewasnya George Floyd, pada 6 Juni 2020.

KOMPAS.com - Dunia belum benar-benar aman saat ini dari virus corona SARS-CoV-2, meski sudah banyak negara melonggarkan pembatasan atau lockdown.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO memperingatkan sebagian besar orang di seluruh dunia masih beresiko terkena infeksi virus corona.

Dilansir CNBC, Senin (8/6/2020), Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan hampir 75 persen kasus berasal dari 10 negara. Sebagian besar dari Amerika dan Asia Selatan.

Tedros menyebutkan rekor tertinggi jumlah kasus Covid-19 dunia terjadi pada Minggu (7/6/2020).

Sementara itu Direktur Eksekutif Program Kedaruratan WHO Dr. Mike Ryan mengatakan saat ini epidemi di Amerika Tengah dan Selatan adalah yang paling kompleks dari semua situasi yang dihadapi secara global.

Tedros mengungkapkan beberapa negara mulai melihat tanda-tanda perbaikan, tapi penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang masih rentan tertular Covid-19.

Baca juga: Indonesia Disebut Bisa Jadi Hotspot Virus Corona Dunia, Epidemiolog: Memang Bisa

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X