Jamur Enoki Disebut Tercemar Bakteri Listeria, Ini Imbauan Kementan

Kompas.com - 25/06/2020, 12:04 WIB
Ilustrasi jamur enoki ShutterstockIlustrasi jamur enoki

KOMPAS.com – Kementerian Pertanian melalui Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dalam mengonsumsi jamur enoki.

Jamur enoki disebut menyebabkan infeksi karena tercemar bakteri listeria monocytogenes.

Kepala Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Kementerian Pertanian Yazid Taufik mengatakan, bakteri ini berbahaya bagi kesehatan, terutama mereka yang rentan.

“Menyebabkan penyakit listeriosis terutama bagi golongan yang rentan seperti balita, manula, dan ibu hamil,” ujar Yazid saat dihubungi Kompas.com, Kamis (25/6/2020).

Ia mengatakan, bukan jamur enoki yang mengganggu kesehatan, tetapi kandungan bakteri listeria monocytogenes yang mencemari jamur tersebut.

Ia mengatakan, Kementerian Pertanian melalui Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Pusat (OKKPP) telah menindaklanjuti informasi dari International Food Safety Authority Network (Infosan) yg merupakan jaringan keamanan pangan international di bawah FAO/WHO.

Informasi itu menyatakan bahwa jamur enoki tercemar bakteri listeria monocytogenes.

Baca juga: Apa Itu Jamur Enoki? Dikaitkan sebagai Penyebab Wabah Listeria

Yazid mengatakan, OKKPP telah menindaklanjuti informasi itu dengan melakukan inspeksi dengan melakukan pengujian terhadap jamur enoki.

Hasilnya, jamur enoki yang diuji juga diketahui tercemar bakteri tersebut.

“Dari pengujian tersebut ternyata sama (tercemar listeria),” ujar dia.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X