Update Virus Corona Dunia 5 Juni: 6,6 Juta Orang Terinfeksi | Iran Bersiap Hadapi Gelombang Kedua

Kompas.com - 05/06/2020, 08:25 WIB
Seorang perempuan Afghanistan mengenakan masker setelah kasus virus corona pertama terdeteksi di dekat perbatasan Iran; di Herat, Afghanistan, 25 Februari 2020. EPA-EFE/JALIL REZAYEE JALIL REZAYEESeorang perempuan Afghanistan mengenakan masker setelah kasus virus corona pertama terdeteksi di dekat perbatasan Iran; di Herat, Afghanistan, 25 Februari 2020. EPA-EFE/JALIL REZAYEE

Iran


Iran mencatat kasus harian baru sebanyak 3.574 kasus, sehingga negara itu kini mencatat memiliki total infeksi sebanyak 164.270.

Adapun jumlah kematian baru 59 sehingga total ada 8.071.

Ini menjadi hari ketiga Iran berturut-turut mencatat kasus baru sebanyak 3.000 kasus yang kemudian meningkatkan kekhawatiran adanya gelombang kedua.

"Kepatuhan yang lebih serius terhadap jarak fisik dan penggunaan masker yang lebih serius dan lebih cerdas adalah kebutuhan mutlak di hari-hari mendatang," kata juru bicara Kementerian Kesehatan Kianush Jahanpur sebagaimana dikutip dari Aljazeera.

Baca juga: Viral, Video Anggota Marinir Adu Mulut dengan Warga yang Tak Mau Gunakan Masker

Studi terkait hidroksiklorokuin

Ilustrasi Hydroxychloroquine Sonis Photography Ilustrasi Hydroxychloroquine

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tiga dari empat penulis di balik sebuah studi skala besar di The Lancet mengenai kekhawatiran keselamatan atas penggunaan obat anti malaria hydroxychloroquine atau hidroksiklorokuin untuk mengobati Covid-19 menarik kembali paper mereka.

Dataset yang dipakai dalam penelitian merupakan sebuah analisis retrospektif dari catatan pasien kini berada di bawah pengawasan serius dalam beberapa minggu terakhir.

Banyak ilmuwan menyatakan keprihatinan atas keaslian penelitian itu dalam sebuah surat terbuka.

Salah satu penulis, Sapan Desai yang merupakan kepala perusahaan kecil bernama surgisphere yang merupakan pemasok data, tidak bergabung dalam pencabutan tersebut.

Baca juga: Mengenal Hidroksiklorokuin untuk Corona, Apa yang Harus Diketahui?

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Syarat Pengurusan SIKM Wilayah DKI Jakarta

Halaman:
Baca tentang

Sumber Aljazeera
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X