Pusat Penahanan Imigrasi Jadi Hotspot Baru Virus Corona di Malaysia

Kompas.com - 03/06/2020, 15:31 WIB
Sebanyak 21 tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal dari Malaysia diamankan petugas di Pantai Kambilik, Kabupaten Asahan pada Rabu (27/5/2020). Mereka menyeberang dari Sikincan, Malaysia ke Indonesia menggunakan kapal tongkang melalui jalurtikus Dok. Polres Tanjung BalaiSebanyak 21 tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal dari Malaysia diamankan petugas di Pantai Kambilik, Kabupaten Asahan pada Rabu (27/5/2020). Mereka menyeberang dari Sikincan, Malaysia ke Indonesia menggunakan kapal tongkang melalui jalurtikus

KOMPAS.com -  Malaysia disebut mengalami lonjakan kasus virus corona di pusat-pusat penahanan imigran.

Pusat-pusat penahanan tersebut penuh setelah terjadi serangkaian penggerebekan bulan lalu di mana ada lebih dari 2.000 imigran yang tidak memiliki dokumen kemudian dijemput.

"Kami telah mengidentifikasi pusat-pusat penahanan sebagai area yang memiliki risiko tinggi" kata Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Dr Noor Hisham Abullah dalam sebuah konferensi pers, 26 Mei 2020 sebagaimana dikutip Al Jazeera, Selasa (2/6/2020).

Pada 22 Mei 2020, terdapat 35 kasus yang diidentifikasi di sebuah pusat penahanan dekat Kuala Lumpur. 

Empat hari setelahnya, jumlah tersebut meningkat menjadi 227 kasus di tiga lokasi. Hingga 31 Mei 2020, jumlah kasus pun telah mencapai 410 di 4 lokasi.

Baca juga: Malaysia Deportasi 73 TKI, Ada yang Ditangkap karena Melanggar Aturan Lockdown

Penggerebekan

"Penggerebekan dengan dalih menghentikan penyebaran Covid-19 ini justru menyebarkan virus lebih luas," kata Kepala Misi Dokter Tanpa Batas (Medecins Sans Frontieres atau MSF) di Malaysia Beatrice Lau.

Menurut Beatrice, pihak berwenang telah diperingatkan tentang risiko infeksi di penahanan imigrasi. 

Pada 1 Mei 2020 lalu, pihak berwenang mulai melakukan penggerebekan di daerah-daerah yang dikategorikan sebagai "zona merah" Covid-19.

Area-area ini berada di bawah pembatasan yang dijaga oleh polisi dan militer.

Adapun zona merah di Malaysia adalah distrik dengan lebih dari 41 kasus virus corona dalam periode 2 minggu. 

Baca juga: 1.440 TKI Pulang dari Malaysia, Ini yang Dilakukan Pemkab TTU

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Pasal Karet UU ITE yang Menjerat Pengunggah Tagih Utang ke Istri Kombes?

Apa Pasal Karet UU ITE yang Menjerat Pengunggah Tagih Utang ke Istri Kombes?

Tren
Lion Air Group Tambah 14 Fasilitas Tes Covid-19, Berikut Lokasi dan Biayanya...

Lion Air Group Tambah 14 Fasilitas Tes Covid-19, Berikut Lokasi dan Biayanya...

Tren
Soal Dorongan Penggunaan Esktrak Temulawak sebagai Suplemen Covid-19, Ini Penjelasan Farmakologi

Soal Dorongan Penggunaan Esktrak Temulawak sebagai Suplemen Covid-19, Ini Penjelasan Farmakologi

Tren
Lakukan Perjalanan dalam Negeri Wajib Isi e-HAC, Apa Itu?

Lakukan Perjalanan dalam Negeri Wajib Isi e-HAC, Apa Itu?

Tren
Kabinet “Gerak Cepat” Idaman Presiden Jokowi

Kabinet “Gerak Cepat” Idaman Presiden Jokowi

Tren
Amnesty: 89 Tenaga Kesehatan di Indonesia Meninggal, 878 Terinfeksi

Amnesty: 89 Tenaga Kesehatan di Indonesia Meninggal, 878 Terinfeksi

Tren
Setelah Mongolia, Kini Penyakit Pes Ditemukan pada Seekor Tupai di AS

Setelah Mongolia, Kini Penyakit Pes Ditemukan pada Seekor Tupai di AS

Tren
Berikut Wilayah di Indonesia yang Berpotensi Alami Kekeringan Tingkat Waspada hingga Awas

Berikut Wilayah di Indonesia yang Berpotensi Alami Kekeringan Tingkat Waspada hingga Awas

Tren
Sejumlah Masalah Melilit Garuda, Utang Rp 31,9 Triliun dan 400 Karyawan Pensiun Dini

Sejumlah Masalah Melilit Garuda, Utang Rp 31,9 Triliun dan 400 Karyawan Pensiun Dini

Tren
Viral soal Kasus Bunuh Diri Mahasiswa karena Skripsinya Kerap Ditolak Dosen, Ini Analisis Pengamat Pendidikan

Viral soal Kasus Bunuh Diri Mahasiswa karena Skripsinya Kerap Ditolak Dosen, Ini Analisis Pengamat Pendidikan

Tren
Selain Singapura, Jepang dan Jerman Juga Alami Resesi akibat Corona

Selain Singapura, Jepang dan Jerman Juga Alami Resesi akibat Corona

Tren
Lebih Dekat dengan Tiga Lembaga yang Disebut Moeldoko Akan Dibubarkan Jokowi

Lebih Dekat dengan Tiga Lembaga yang Disebut Moeldoko Akan Dibubarkan Jokowi

Tren
Aktivitas Indoor Disebut Lebih Berpotensi Tularkan Covid-19, Apa yang Harus Dilakukan?

Aktivitas Indoor Disebut Lebih Berpotensi Tularkan Covid-19, Apa yang Harus Dilakukan?

Tren
Hari Ini dalam Sejarah: Raksasa Produsen Pesawat Boeing Didirikan, Bagaimana Awal Mulanya?

Hari Ini dalam Sejarah: Raksasa Produsen Pesawat Boeing Didirikan, Bagaimana Awal Mulanya?

Tren
INFOGRAFIK: Cara Kalibrasi Arah Kiblat

INFOGRAFIK: Cara Kalibrasi Arah Kiblat

Tren
komentar
Close Ads X