Berikut Cara Klaim Token Listrik Gratis pada Bulan Juni

Kompas.com - 01/06/2020, 06:05 WIB
Ilustrasi listrik ShuterstockIlustrasi listrik
Penulis Mela Arnani
|

KOMPAS.com - PT Perusahaan Listrik Negara ( PLN) memberikan subsidi berupa listrik gratis hingga September 2020.

Seperti diketahui, stimulus ini diberikan pemerintah untuk meringankan dampak ekonomi masyarakat akibat wabah virus corona yang terjadi di Tanah Air.

Subsidi listrik berlaku bagi pelanggan 450 VA dan 900 VA.

Pelanggan 450 VA digratiskan secara penuh, sedangkan pelanggan dengan daya 900 VA mendapatkan diskon sebesar 50 persen.

Baca juga: Pelanggan PLN 900 VA dan 1.300 VA Bisa Dapat Diskon Listrik, Berikut Syarat dan Caranya

Pada bulan Juni ini, pelanggan yang masuk daftar subsidi dapat mengklaimnya.

Bagaimana caranya?

Token listrik stimulus Covid-19 bisa didapatkan melalui situs web atau nomor WhatsApp yang tersedia.

  • Web PLN
  1. Buka situs web PLN di www. pln.co.id, lalu masuk ke menu pelanggan dan langsung menuju ke pilihan stimulus Covid-19.
  2. Masukkan ID Pelanggan atau nomor meter. Kemudian token gratis akan ditampilkan di layar.
  3. Kemudian, pelanggan tinggal memasukkan token gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan.

Baca juga: Soal Listrik Gratis, PLN: Teknis Mengacu pada ID Pelanggan

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Virus Corona di Dunia 7 Juli: 11,7 Juta Orang Terinfeksi | Uji Klinis Vaksin REGN-COV2

Update Virus Corona di Dunia 7 Juli: 11,7 Juta Orang Terinfeksi | Uji Klinis Vaksin REGN-COV2

Tren
Kasus Virus Corona Capai 64.958, Berapa Jumlah Rata-Rata Kasus Harian di Indonesia?

Kasus Virus Corona Capai 64.958, Berapa Jumlah Rata-Rata Kasus Harian di Indonesia?

Tren
Kapan SKB CPNS 2019 Dilaksanakan? Ini Jawaban BKN

Kapan SKB CPNS 2019 Dilaksanakan? Ini Jawaban BKN

Tren
[POPULER TREN] Rincian Terbaru Gaji Pensiunan PNS | Puncak Kasus Covid-19 di Indonesia

[POPULER TREN] Rincian Terbaru Gaji Pensiunan PNS | Puncak Kasus Covid-19 di Indonesia

Tren
Akankah Kasus Covid-19 di Indonesia Melampaui China di Akhir Juli?

Akankah Kasus Covid-19 di Indonesia Melampaui China di Akhir Juli?

Tren
Jika Rapid Test Peserta UTBK Reaktif, Apakah Masih Bisa Ikut Ujian? Ini Penjelasan Panitia

Jika Rapid Test Peserta UTBK Reaktif, Apakah Masih Bisa Ikut Ujian? Ini Penjelasan Panitia

Tren
Dampak Corona, 13 Universitas di Inggris Bisa Bangkrut Tanpa Dana Talangan

Dampak Corona, 13 Universitas di Inggris Bisa Bangkrut Tanpa Dana Talangan

Tren
Dapat 56 Juta Dollar AS dari Norwegia atas Penurunan Emisi, Ini Pesan untuk Pemerintah

Dapat 56 Juta Dollar AS dari Norwegia atas Penurunan Emisi, Ini Pesan untuk Pemerintah

Tren
Tanam Sayuran? Berikut Bahan yang Mudah Didapat untuk Membuat Pestisida Alami

Tanam Sayuran? Berikut Bahan yang Mudah Didapat untuk Membuat Pestisida Alami

Tren
Salju di Alpen Berubah Jadi Merah Muda, Ini Penyebabnya

Salju di Alpen Berubah Jadi Merah Muda, Ini Penyebabnya

Tren
Malam Ini dan Besok Ada Fenomena Langit Konjungsi Bulan-Saturnus, Apa Itu?

Malam Ini dan Besok Ada Fenomena Langit Konjungsi Bulan-Saturnus, Apa Itu?

Tren
Sekolah Kedinasan 2020: IPDN Paling Favorit

Sekolah Kedinasan 2020: IPDN Paling Favorit

Tren
Tagihan Listrik Naik? Berikut Cara Mendapatkan Invoice Tagihan Listrik PLN

Tagihan Listrik Naik? Berikut Cara Mendapatkan Invoice Tagihan Listrik PLN

Tren
Kanye West Calonkan Diri Jadi Presiden AS, Ini Sumber Kekayaannya

Kanye West Calonkan Diri Jadi Presiden AS, Ini Sumber Kekayaannya

Tren
Bill Gates Salahkan Media Sosial atas Tingginya Kasus Covid-19 di AS

Bill Gates Salahkan Media Sosial atas Tingginya Kasus Covid-19 di AS

Tren
komentar
Close Ads X