Sensus Penduduk, Apa Manfaatnya? 47,9 Juta Orang Sudah Berhasil Sensus

Kompas.com - 28/05/2020, 20:40 WIB
Presiden Joko Widodo berpidato saat Pencanangan Sensus Penduduk 2020 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (24/1/2020). Sensus penduduk 2020 mengangkat tema menuju satu data kependudukan untuk Indonesia maju. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/ama. Akbar Nugroho GumayPresiden Joko Widodo berpidato saat Pencanangan Sensus Penduduk 2020 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (24/1/2020). Sensus penduduk 2020 mengangkat tema menuju satu data kependudukan untuk Indonesia maju. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/ama.

KOMPAS.com - Sensus penduduk merupakan kegiatan setiap 10 tahun sekali yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Tahun ini sensus dilakukan dengan 2 metode, yakni online dan offline (door to door).

Untuk sensus online sudah dimulai sejak 15 Februari sampai 31 Maret. Namun diperpanjang hingga 29 Mei 2020.

Baca juga: 8 Hal yang Perlu Diperhatikan Seputar Sensus Penduduk Online 2020

Direktur Statistik Kependudukan dan Ketenagakerjaan BPS, Nurma Widayanti menjelaskan sensus penduduk bersifat wajib sehingga semua orang wajib mengikuti sensus.

Hingga Kamis (28/5/2020) malam, sudah ada 47,9 juta orang yang berhasil melakukan sensus penduduk.

Akan tetapi dari jumlah tersebut masih banyak yang belum mengikuti sensus.

"Masih (banyak yang belum). Perkiraan penduduk Indonesia di 2020 mencapai hampir 270 juta jiwa," kata Nurma kepada Kompas.com, Kamis (28/5/2020).

Kendati demikian, pihaknya mengakui sensus penduduk online tidak bisa menjangkau seluruh lapisan penduduk, terutama yang tidak memiliki koneksi internet.

Baca juga: Berikut Cara Dapatkan Internet Gratis dari XL, Telkomsel dan Indosat untuk Bekerja dan Belajar dari Rumah

Literasi internet

Sejumlah mahasiswa rela berburu jaringan internet hingga ke puncak gunung Mamasa demi kuliah online.KOMPAS.COM/JUNAEDI Sejumlah mahasiswa rela berburu jaringan internet hingga ke puncak gunung Mamasa demi kuliah online.

Menurut Nurma, penyebab masih banyaknya penduduk yang belum melakukan sensus adalah karena kurangnya literasi internet.

"Jadi, walau akses ke internet tinggi, tapi kemauan untuk mengisi suatu survei atau sensus secara online belum tinggi," kata dia.

Kebanyakan masyarakat Indonesia, imbuhnya masih menggunakan internet hanya untuk media sosial. Padahal sensus penduduk selain wajib, juga penting bagi seluruh lapisan masyarakat.

Nurma menjelaskan sensus penduduk 2020 dilaksanakan untuk mendapatkan jumlah dan karakteristik penduduk sesuai dengan domisili di mana biasa mereka tinggal.

Hal itu akan membantu pemerintah daerah dalam menyusun program-program kependudukan dan sosial, antara lain dalam bidang:

  1. transportasi
  2. komunikasi
  3. tata ruang dan lingkungan
  4. perumahan
  5. pendidikan
  6. kesehatan
  7. sosial dan budaya

Baca juga: Jutaan Data Kependudukan di DPT Pemilu 2014 Milik KPU Diduga Bocor, Apa Bahayanya?

Data kependudukan

Petugas Kecamatan Lubuk Baja, Batam, menunjukkan cara kerja mesin pembaca data KTP elektronik, Jumat (10/5/2013). Batam mendapatkan 13 mesin pembaca data yang diletakkan di kantor 12 kecamatan dan Kantor Dinas Kependudukan. Mesin hanya bisa membaca data penduduk yang terdaftar di kecamatan tempat mesin ditempatkan. Padahal, KTP elektronik disebut berlaku secara nasional.
KOMPAS/KRIS RAZIANTO MADA Petugas Kecamatan Lubuk Baja, Batam, menunjukkan cara kerja mesin pembaca data KTP elektronik, Jumat (10/5/2013). Batam mendapatkan 13 mesin pembaca data yang diletakkan di kantor 12 kecamatan dan Kantor Dinas Kependudukan. Mesin hanya bisa membaca data penduduk yang terdaftar di kecamatan tempat mesin ditempatkan. Padahal, KTP elektronik disebut berlaku secara nasional.

Nurma menambahkan, sensus penduduk juga menjadi langkah awal pemerintah untuk mewujudkan Satu Data Kependudukan Indonesia.

Sebelumnya data di BPS dan Dukcapil berbeda, karena perbedaan dalam menentukan konsep "penduduk".

"Selama ini banyak orang tidak tinggal sesuai alamat di Kartu Keluarga (KK). Padahal konsep 'penduduk' menurut BPS adalah tempat penduduk biasa tinggal, tidak melihat KK," katanya lagi.

Apabila sensus penduduk sudah selesai dilakukan, maka akan tersaji data penduduk yang sudah terpadu.

"Di satu data nantinya juga akan terlihat berapa jumlah penduduk yang tinggal sesuai alamat KK dan berapa yang tidak," imbuhnya.

Lebih lanjut, sejauh ini tidak ada sanksi bagi masyarakat yang tidak mengikuti sensus online. Nantinya petugas sensus akan mendata masyarakat yang belum mengikuti sensus online di tahapan selanjutnya.

"Bagi yang belum melakukan sensus penduduk online bisa mengakses laman sensus.bps.go.id," kata Nurma. 

Baca juga: Menilik Fenomena Masyarakat yang Nekat Ngemal dan Abaikan Protokol Kesehatan...


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sepekan Ledakan Lebanon, Apa Saja Fakta yang Diketahui Sejauh Ini?

Sepekan Ledakan Lebanon, Apa Saja Fakta yang Diketahui Sejauh Ini?

Tren
Jangan Lari hingga Pura-pura Mati, Ini Langkah Penyelamatan Diri Saat Bertemu Beruang

Jangan Lari hingga Pura-pura Mati, Ini Langkah Penyelamatan Diri Saat Bertemu Beruang

Tren
Selain Fadli Zon dan Fahri Hamzah, Ini Penerima Bintang Mahaputera Nararya sejak 2005

Selain Fadli Zon dan Fahri Hamzah, Ini Penerima Bintang Mahaputera Nararya sejak 2005

Tren
127.083 Kasus Covid-19 di Indonesia dan Kewaspadaan Kita...

127.083 Kasus Covid-19 di Indonesia dan Kewaspadaan Kita...

Tren
Perum Peruri Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA/SMK, Tertarik?

Perum Peruri Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA/SMK, Tertarik?

Tren
Update CPNS 2019: Ini Rincian Materi Pokok SKB CPNS

Update CPNS 2019: Ini Rincian Materi Pokok SKB CPNS

Tren
Bagaimana Catatan Penanganan Virus Corona di Bawah Komite Covid-19?

Bagaimana Catatan Penanganan Virus Corona di Bawah Komite Covid-19?

Tren
[KLARIFIKASI] Penjelasan Lengkap BMKG soal Awan di Meulaboh yang Disebut seperti Tsunami

[KLARIFIKASI] Penjelasan Lengkap BMKG soal Awan di Meulaboh yang Disebut seperti Tsunami

Tren
Pandemi Covid-19, Apa Saja Dampak pada Sektor Ketenagakerjaan Indonesia?

Pandemi Covid-19, Apa Saja Dampak pada Sektor Ketenagakerjaan Indonesia?

Tren
Profil Hassan Diab, PM Lebanon yang Mengundurkan Diri Pasca-ledakan Beirut

Profil Hassan Diab, PM Lebanon yang Mengundurkan Diri Pasca-ledakan Beirut

Tren
Pesan untuk Para Pendaki: Pahami Kompetensi Ini Sebelum Naik Gunung

Pesan untuk Para Pendaki: Pahami Kompetensi Ini Sebelum Naik Gunung

Tren
Update Virus Corona Dunia 11 Agustus: 179.990 Kasus Baru Covid-19 pada Anak-anak di AS

Update Virus Corona Dunia 11 Agustus: 179.990 Kasus Baru Covid-19 pada Anak-anak di AS

Tren
Mengenal Bintang Mahaputera Nararya, Tanda Jasa yang Akan Diterima Fahri Hamzah dan Fadli Zon

Mengenal Bintang Mahaputera Nararya, Tanda Jasa yang Akan Diterima Fahri Hamzah dan Fadli Zon

Tren
Simak, Ini Panduan Persalinan untuk RS di Masa Pandemi Virus Corona

Simak, Ini Panduan Persalinan untuk RS di Masa Pandemi Virus Corona

Tren
WHO Usahakan agar Distribusi Vaksin Corona Merata, Bagaimana Caranya?

WHO Usahakan agar Distribusi Vaksin Corona Merata, Bagaimana Caranya?

Tren
komentar
Close Ads X